Dosen Sekolah Vokasi UGM Kembangkan Aplikasi SIAGA MUDIK

Pada 7 April 2020, Gubernur Jawa Tengah Bpk. Ganjar Pranowo mengunggah video di Instagram @ganjar_pranowo terkait aplikasi SIAGA MUDIK untuk memfasilitasi warganya yang terpaksa mudik di tengah pandemi COVID-19 ini. Aplikasi ini dikembangkan untuk mendukung upaya penekanan penyebaran COVID-19 di Provinsi Jawa Tengah karena menurut data dari Dinas Perhubungan Jateng, gelombang pemudik telah mencapai angka 320.435 orang. Angka tersebut baru terhitung dari pemudik yang menggunakan angkutan umum; belum termasuk pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi.

Adanya aplikasi tersebut tidak luput dari kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jateng, Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA), serta para dosen, alumni, dan mahasiswa Sekolah Vokasi UGM (SV UGM).

Manajer Teknis yang merupakan dosen Prodi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak Departemen Teknik Elektro dan Informatika (DTEDI), Bpk. Imam Fahrurrozi, menyampaikan awal mula adanya aplikasi ini,

“Awalnya kita dari Vokasi Studios dan Techno Vokasi SV UGM dihubungi KAGAMA dan diberikan tantangan untuk membuat aplikasi kurang dari seminggu.”

Di tengah himbauan untuk Work from Home, Pak Imam, Pak Yusron dan tim kemudian melaksanakan koordinasi daring dengan Pak Ganjar Pranowo, Tim GRMS Jateng, dan Kadishub Jateng.

“3-4 hari aplikasi sudah harus jadi, kemudian finishing dan dirilis,” terang Pak Imam.

Dalam mengerjakan aplikasi tersebut, Pak Imam dibantu Tim Eksekutor yang terdiri dari Abidurrahman Alfaruq (alumni), Wahyu Kemal (alumni), Ilham Karyanto (mahasiswa), dan Adjie Kurniawan (mahasiswa).

Adapun dalam pengerjaan desain grafis, bentuk User Interface, serta User Experience-nya, tim ini diperkuat oleh Vokasi Studios SV UGM.

“Dari Vokasi Studios ada Bapak Yusron ‘Film Tengkorak’ Fuadi sebagai Manajer Multimedia dan Negosiasi yang juga Dosen Prodi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak DTEDI. Beliau dibantu alumni kami Wahyu Kemal,” ujar Pak Imam.

Untuk memperketat pendataan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga bekerja sama dengan Komunitas WE Indonesia di Jakarta dalam mempersiapkan Sistem Manajemen Informasi Pendataan Pemudik melalui aplikasi siagamudik.jatengprov.go.id ini.

Sistem yang dibuat sesederhana mungkin ini dikembangan untuk membantu penelusuran riwayat perjalanan setiap orang, agar pemerintah mampu menggambarkan kesiapsiagaan Jawa Tengah dan mengambil langkah yang bijak dalam menanggapi persebaran COVID-19.

Penulis: Nabilla KV

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*