Arsip:

Berita Utama

“Film Tengkorak” Karya Dosen dan Mahasiswa SV UGM Tayang di Bioskop

Yogyakarta (5/9) — Film “Tengkorak” hasil produksi sivitas akademika UGM mengadakan Konferensi Pers di Gedung Pusat Universitas Gadjah Mada yang dihadiri oleh media. Konferensi pers tersebut menghadirkan para pemain utama di film Tengkorak yaitu Bapak Yusron Fuadi (sutradara yang merupakan Dosen di Prodi D3 Komputer dan Sistem Informasi), Dr. Guh S Mana, S.T., M.Sn., Bapak Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D., selaku Dekan Sekolah Vokasi (SV) UGM sekaligus sebagai Eksekutif Produser Film, dan yang terakhir Guru Besar dari Fakultas Hukum Bapak Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej, S.H., M.Hum. yang juga berperan dalam film beraliran science fiction tersebut.

Perjalanan film tengkorak diawali sejak tahun 2014. Setelah melalui berbagai perjuangan dan screen test, akhirnya tahun ini film Tengkorak siap tayang secara serentak melalui jaringan bioskop nasional pada tanggal 18 Oktober 2018. Film ini pernah mengikuti berbagai macam festival film seperti Jogja-NETPAC Asian Film Festival di Yogyakarta bulan Desember tahun lalu, kemudian di Cinequest International Film Festival di California, USA pada bulan Maret 2018 dan yang terbaru, Balinale International Film Festival Bali pada akhir bulan September 2018.

“Keseluruhan pembuatan film ini dimulai dari 0 tanpa bantuan dari produser besar di baliknya. Namun begitu, karena dengan kerja keras dan kemampuan seluruh mahasiswa dan dosen dari SV UGM khususnya prodi D3 Komputer dan Sistem Informasi (Komsi), akhirnya film ini bisa memberikan sajian yang berbeda dengan visual effect yang bisa dikatakan hampir setara dengan film Amerika,” ujar Bapak Wikan Sakarinto dalam sambutannya.

Film ini diawali dari mimpi personal sutradara Yusron Fuadi yang kemudian mendapatkan dukungan dari laboratorium Multimedia D3 Komputer dan Sistem Informasi (Komsi) Sekolah Vokasi UGM sekaligus segenap sivitas UGM salah satunya Ibu Anindita. Beliau adalah Dosen di Prodi Komsi sekaligus sebagai Koordinator Visual Effect. Selain pemain utama yang hadir pada konferensi pers kali ini, film ini semakin istimewa dengan dukungan pemeran utama wanita Eka Nusa Pertiwi, aktris berbakat yang sudah Malang melintang di dunia film pendek dan teater sejak 2009. Di samping itu, dukungan juga datang dari ratusan pemain lain yang terdiri dari warga masyarakat Gunung Kidul, mahasiswa, maupun jajaran Dosen di UGM.

“Film ini banyak mendapatkan respon positif dari masyarakat; hal itu menjadi salah satu alasan diangkatnya film ini ke bioskop. Kami tidak memaksa penikmat film untuk menonton. Namun demikian, apabila masyarakat Indonesia mau sedikit saja berkorban untuk menonton film ini, kami menjanjikan sajian yang tidak akan kalian sesali”, ujar Yusron.

Biaya keseluruhan dalam pembuatan film ini bisa dikatakan sangat minimalis, yaitu sekitar 500 juta rupiah. Nilai tersebut terbilang sangat kecil dibandingkan film lain yang bisa mencapai miliaran rupiah. Meskipun dengan biaya minimal, visual effect yang disajikan sangat layak untuk diapresiasi.

VDC Selenggarakan Kuliah Umum Polytron sekaligus Open Recruitment di SV UGM

Yogyakarta (30/8) — Vocational Development Center (VDC) Sekolah Vokasi UGM menyelenggarakan kuliah umum bersama Polytron dengan tema “Look to the Future for Great Generation”  yang dihadiri oleh Dekan Sekolah Vokasi Bapak Wikan Sakarinto,. S.T., M.Sc., Ph. D serta Wakil Dekan Bidang Kerja Sama, Alumni, dan Perencanaan Strategis Bapak Radhian Krisnaputra, S.T., M.Eng., Komisaris dan Staf dari Polytron serta mahasiswa atau alumni SV UGM sebagai peserta. Selain memberikan materi di kuliah umum, Polytron juga membuka peluang lapangan kerja bagi mahasiswa akhir ataupun alumni untuk bisa bergabung bersama Polytron.

Polytron merupakan salah satu produk dari PT Hartono Istana Teknologi yang didirikan pertama tahun 1975 di Kudus dan Semarang dengan visi menjadi pelopor inovasi teknologi dan hiburan dalam keluarga. Misinya yaitu meningkatkan pengalaman konsumen melalui teknologi, servis dan produk. Dengan visi dan misi yang dimiliki oleh Polytron, peranan lulusan Sekolah Vokasi sangat dibutuhkan untuk bersaing dalam revolusi industri 4.0 ini.

Materi yang pertama dari kuliah umum ini diberikan oleh Bapak Tjahjono Pamudji. Beliau memberikan materi mengenai sejarah dari Polytron serta bagaimana perkembangan industri saat ini. Materi kedua disampaikan oleh Bapak David Setyadi Raharjo; beliau menyampaikan tentang pentingnya mahasiswa untuk membentuk softskill dan hardskill yang seimbang. Beliau menambahkan, “Mentalitas orang apabila tidak dipupuk dengan sedemikian rupa, maka, akan hancur juga bangsanya.”

Pemaparan selanjutnya diberikan oleh Bapak Andreas Agung yang menyampaikan materi tentang sejarah terbentuknya industri 4.0 dan bagaimana suatu industri bisa dianggap sebagai industri 4.0. Beliau menyatakan, “Suatu sistem industri yang baik tidak hanya terletak pada sistem elektronik yang baik, namun, harus didukung dengan keamanan yang baik pula.”

Pemateri yang terakhir yaitu Bapak Dwidjaja Setiabudi; beliau menyampaikan hal-hal apa saja yang harus diperhatikan para generasi muda untuk menghadapi revolusi industri 4.0. Selain itu, para generasi muda diharapkan bisa membangun jiwa melalui olah mental: untuk menjadi sehat, maka hati harus bahagia. Beliau juga menekankan untuk tidak melupakan 3 kata penting yaitu: terima kasih, minta maaf, dan tolong.

Kuliah umum ini ditutup dengan sesi tanya jawab dengan mahasiswa serta penjelasan mengenai prospek kerja ataupun fasilitas yang diberikan Polytron bagi mahasiswa, salah satunya untuk magang atau praktek kerja di sana. Tidak lupa Bapak Wikan Sakarinto,. S.T., M.Sc., Ph. D. selaku Dekan SV UGM menyampaikan banyak terima kasih kepada pihak Polytron karena telah bersedia hadir untuk bertemu secara langsung dengan mahasiswa/i SV UGM.

Program Studi Ekonomika Terapan DEB SV UGM Selenggarakan Kuliah Umum “Peran, Peluang, Tantangan dan Kode Etik Profesi Penilai Properti”

Yogyakarta, Sabtu (1/9) — Departemen Ekonomika dan Bisnis (DEB) Sekolah Vokasi (SV) UGM menyelenggarakan acara Kuliah Umum di Food Park UGM yang bertemakan “Peran, Peluang, Tantangan dan Kode Etik Profesi Penilai Properti” dengan tujuan memberikan pengetahuan dan wawasan bagi mahasiswa baru Program Studi Ekonomika Terapan angkatan 2018. Materi kuliah umum yang diberikan dalam acara ini memiliki kaitan dengan profesi Penilai Properti dan prospek kerja di masa yang akan datang. Acara ini terselenggara berkat kerja sama dengan Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) dan Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK).

MAPPI adalah organisasi profesi penilai di Indonesia yang bersifat mandiri, nirlaba dan non politis yang berasaskan Pancasila dan berlandaskan UUD 1945 sebagai landasan konstitusional, Peraturan Perundang-undangan lainnya yang berkaitan langsung dan tidak langsung dengan Profesi Penilai sebagai landasan formal serta Keputusan Musyawarah Nasional sebagai landasan operasional.

Ketua Umum Masyarakat Profesi Penilai Indonesia, Bapak Ir. Okky Danuza, M.SC., MAPPI (Cert), selaku pembicara pertama dalam kuliah umum tersebut menyampaikan materi mengenai Peran, Peluang, Tantangan dan Kode Etik Profesi Penilai Properti. Pembicara yang kedua yakni Bapak Dr. Arie Wibowo selaku Kepala Bidang Pengembangan Profesi Keuangan, Pusat Pengembangan Profesi Keuangan Kemeterian Keuangan RI. Beliau menyampaikan materi mengenai Penilai Beregister.

Acara kuliah umum dilanjutkan dengan sharing bersama Alumni Prodi Ekonomika Terapan yaitu Ilham Surya Handika, A.Md yang kini bekerja sebagai staf KJPP AHDR dan Ghanis Dwi Hafidha, A.Md yang saat ini merupakan staf KJPP Doli Siregar. Diskusi ini berlangsung hangat, membahas pengalaman kuliah terkait penilai properti, prospek dan pengalaman kerja serta peran, peluang dan tantangan kerja sebagai penilai properti.

Setelah diselenggarakannya kuliah umum ini, mahasiswa dapat mengetahui lebihjauh  mengenai segala hal tentang profesi Penilai Properti maupun prospek kerja di masa yang akan mendatang.

Tim Mahasiswa Sekolah Vokasi UGM Menangkan 3 Emas dalam PIMNAS ke-31

UGM meraih gelar juara umum pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-31 yang diselenggarakan di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sejak 29 Agustus – 1 September 2018. Kemenangan ini diumumkan pada acara penutupan PIMNAS yang digelar pada Sabtu (1/9) malam di Gedung Olahraga UNY.

Gelar tersebut diraih UGM setelah melalui perhitungan dewan juri PIMNAS dari perolehan medali sebanyak 10 emas, 3 perak, dan 5 perunggu. Dari 10 medali emas tersebut, 3 di antaranya diperoleh tim dari Sekolah Vokasi (SV) UGM.

Dua tim dari SV yang berhasil menang di PIMNAS ke-31 yakni Tim Aveo (Achilles Physhiotheraphy Orthosis) dengan produknya sepatu pencegah kontraktur ankle kaki pada penderita kelumpuhan. Kelompok ini diketuai oleh Muhammad Fahmi Husaen, dengan anggota Widiyanto dari Program Studi D3 Komputer dan Sistem Informasi serta Danar Aulia Husnan dari Prodi D3 Metrologi dan Instrumentasi.

Tim ini berhasil mendapatkan 2 medali emas dengan kategori Poster dan Presentasi pada PKM-Karya Cipta.

Tim kedua yaitu Tim BAMPERPAD (Ballon Tamponade for Postpartum Haemorrhage and Pad) dengan karyanya Alat Penanganan Kasus Atonia Uteri yang berhasil meraih 1 medali emas untuk kategori Presentasi pada PKM-Kewirausahaan. Tim ini diketuai oleh Fina Lala Uzilla dengan anggota Zannuba Arifah Noor, Putri Dwi Arumsari, Ramadhani Nur, dan Dimas Novandias. Mereka semua adalah mahasiswa Prodi D4 Kebidanan.

Keberhasilan dari tim tersebut memberikan kebanggaan tersendiri bagi Sekolah Vokasi dan juga UGM. Yang pastinya tak lepas dari dukungan dan bimbingan dari Bapak dan Ibu Dosen serta rekan mahasiswa yang tergabung dalam Penalaran Center Community (PCC) SV UGM.

Sebanyak 1.143 Lulusan Program Diploma Diwisuda pada Periode IV Tahun 2018

Kamis, 30 Agustus 2018, Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., kali ini kembali meluluskan 1.060 Ahli Madya dan Sarjana Terapan dari total 3.693 lulusan yang diwisuda. Prosesi wisuda dilaksanakan selama dua hari, 29-30 Agustus di Grha Sabha Pramana. Untuk hari pertama, Rabu (29/8), sebanyak 419 lulusan diploma diwisuda; mereka berasal dari Departemen Teknik Mesin, Departemen Bahasa, Seni dan Manajemen Budaya, Departemen Ekonomika dan Bisnis, dan Departemen Teknologi Kebumian. Pada hari kedua, Kamis (30/8), 641 lulusan program diploma dari Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner, Departemen Teknik Sipil dan Departemen Layanan Informasi Kesehatan diwisuda.

Masa studi rata-rata untuk program diploma adalah 4 tahun 2 bulan dengan waktu studi tersingkat diraih oleh Erwin Darmawan dari Prodi D3 Metrologi dan Instrumentasi, Sekolah Vokasi, yang lulus dalam waktu 2 tahun 8 bulan 2 hari. Lulusan termuda dari program diploma diraih oleh Alda Tri Maharani dari Prodi D3 Kepariwisataan, Sekolah Vokasi, yang menyelesaikan studi diplomanya pada usia 19 tahun 3 bulan 19 hari. Adapun untuk IPK tertinggi, untuk lulusan diploma diraih oleh Lathifa Rahmah dari Prodi D3 Bahasa Korea, Sekolah Vokasi, yang lulus dengan IPK 3,98.

Selama Prosesi Wisuda, mahasiswa/i serta orangtua/wali dihibur oleh penampilan dari The Dean Band serta Paduan Suara Mahasiswa Sekolah Vokasi. Kemudian Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.,Eng., dalam pidato sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan yang berhasil menyelesaikan pendidikannya di UGM. “Selamat juga kepada orang tua serta dosen-dosen yang telah senantiasa mendampingi dan membimbing anak didik kita untuk menjadi insan-insan yang berguna  bagi masyarakat,” kata Rektor.

Rektor menambahkan pendidikan yang telah ditempuh di UGM merupakan langkah awal dari perjalanan panjang yang akan ditempuh para alumni untuk berkecimpung di masyarakat, bangsa dan negara. Namun begitu, mereka telah dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan serta mendapat pendidikan karakter yang lebih baik. ”Guru-guru Anda di UGM telah mempersiapkan saudara dengan sedemikian rupa, tidak hanya membekali Saudara dengan keterampilan yang relevan dengan zaman, tetapi juga membentuk karakter Saudara agar tidak mudah patah hati,  tidak mudah menyerah, terus optimis dalam meraih cita-cita dan prestasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor mengajak para lulusan baru UGM untuk senantiasa bekerja lebih keras menyongsong revolusi industri 4.0, saat Indonesia ditargetkan bisa menjadi negara maju pada tahun 2045, atau tepat seabad sejak kemerdekaan. “Untuk mencapai target tersebut, sudah selayaknya kita bekerja lebih keras, berinovasi, dan mengubah perspektif pembangunan nasional yang tak lagi berbasis sumber daya alam semata,” kata Beliau.

Bagi Jumaroh, salah satu wisudawan yang berasal dari Program Studi D3 Agroindustri, Sekolah Vokasi, mengatakan bahwa prosesi wisuda yang ia ikuti hari ini merupakan bagian dari titik balik baginya untuk bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan berguna bagi masyarakat dan bangsa Indonesia. “Mulai hari ini, esok dan lusa, kita harus mengukir sejarah sebagai seorang individu, keluarga dan seorang rakyat. Doakan kami dalam menjalani kehidupan selalu berada di jalan yang lurus, selalu tunduk kepada Tuhan dan berpihak kepada kebenaran,” katanya.

(Sumber: Humas UGM dan Humas SV UGM)

Penyambutan Mahasiswa Asing untuk Incoming Mobility Exchange Program SV UGM

Yogyakarta (28/8) — Sekolah Vokasi (SV) UGM kembali menyambut mahasiswa asal luar negeri yang berpartisipasi dalam program student exchange antara SV UGM dengan NIT Akashi College dan Soka University Japan.

Sekolah Vokasi UGM pertama kali mengirimkan mahasiswanya ke NIT Akashi College pada tahun 2013 dan tahun berikutnya menerima mahasiswa dari NIT Akashi College untuk belajar di SV UGM. Kegiatan tersebut terus berlanjut sampai sekarang dan di tahun ini juga, SV UGM menerima exchange student dari Soka University Jepang untuk belajar selama satu semester.

Acara penyambutan dilaksanakan di Ruang Sidang Utama 225 SV UGM oleh Kantor Urusan Internasional (KUI) SV UGM. Pimpinan yang hadir dalam acara ini yaitu Dekan SV UGM Bapak Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D., serta Ketua Departemen dan Ketua Program Studi. Para Dosen SV UGM juga hadir dan memberikan sambutan yang hangat serta ucapan selamat datang di Sekolah Vokasi bagi mahasiswa program exchange tersebut. Mahasiswa tersebut yaitu Akari Tokuda yang akan melaksanakan studi di Departemen Teknik Sipil (DTS), Morifumi Mizuno di Departemen Teknik Mesin (DTM), serta Arisa Yamaguchi di Departemen Bahasa, Seni dan Manajemen Budaya (DBSMB).

Dalam acara tersebut, Ibu Andri Handayani, S.S.,M.A., selaku Manajer KUI memberikan arahan kepada mahasiswa program exchange terkait apa saja yang perlu mereka ketahui mengenai Indonesia dan UGM terutama tentang Sekolah Vokasi. Selain itu, beliau juga memaparkan tentang kehidupan sebagai mahasiswa seperti peraturan selama kuliah, budaya, lingkungan, transportasi serta makanan yang ada di Indonesia khususnya Yogyakarta. Harapannya, mereka semua bisa nyaman selama menjalani studi di SV dan bisa saling membagikan pengalaman kepada mahasiswa yang lainnya.

DBSMB SV UGM Selenggarakan Mangayubagya dan MoU dengan Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Yogyakarta

Yogyakarta (27/8) — Departemen Bahasa, Seni dan Manajemen Budaya (DBSMB) melaksanakan Magayubagyo atau Pelepasan Wisudawan/wati Periode IV di Gedung Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri (PKKH) UGM. Acara tersebut dihadiri oleh Dekan Sekolah Vokasi, Wakil Dekan Bidang Kerjasama dan Alumni, Tamu Undangan dari Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Yogyakarta serta Orang Tua/Wali wisudawan/wati DBSMB. Selain serangkaian acara pelepasan, Sekolah Vokasi UGM juga melaksanakan perjanjian kerja sama yang ditandatangani oleh Bapak Herryadi Baiin selaku Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Yogyakarta dan Bapak Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D. selaku Dekan SV UGM. Tujuan dari penandatanganan MoU ini adalah untuk menjalin kerja sama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pendidikan melalui penyedia tempat magang dan kesempatan kerja, juga pengembangan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat khususnya Sekolah Vokasi, mahasiswa, lulusan, maupun dosen pengajar.

Setelah penandatanganan perjanjian kerja sama, Dekan Sekolah Vokasi UGM memberikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa DBSMB karena mereka akan memasuki dunia yang sebenarnya. “Nilai yang tinggi itu penting, tetapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana mahasiswa mampu memanfaatkan ilmu sesuai dengan bidangnya. Apapun yang kalian lakukan setelah ini, berjanjilah untuk menjadi orang sukses dan bahagia!” ujar Bapak Dekan dalam sambutannya.

Ibu Dr. Endang Soelistiyowati, M.Pd selaku Kepala Departemen Bahasa, Seni dan Manajemen Budaya (DBSMB) juga memberikan laporan bahwa DBSMB pada periode IV ini meluluskan sebanyak 214 mahasiswa/i dengan Indeks Prestasi Kumulatif tertinggi diperoleh mahasiswi bernama Lathifa Rahma dari Program Studi Bahasa Korea masa studi selama 2 tahun 9 bulan. Selain itu beliau juga memberikan pesan kepada seluruh mahasiswa, “Jangan pernah berhenti belajar. Selalu tingkatkan softskill dan jaringan yang sebaik-baiknya apapun dan di manapun pekerjaannya nanti,” ujar beliau.

Acara terakhir ditutup dengan penyampaian motivasi dari perwakilan IHGMA Bapak Antonius Gemilar, S.H. dan Ibu Irene Indri Dewi Astuti, SP, CHA selaku General Manager Horison Yogyakarta sekaligus memberikan surat kontrak kerja di Hotel Horizon kepada mahasiswi bernama Rella Agustia dari program studi Kepariwisataan. Beliau juga menambahkan bahwa “Sukses adalah sebuah proses dari satu kesuksesan ke kesuksesan yang lain”.

Sosialisasi Studi Lanjut dan Beasiswa ke Tiongkok

Yogyakarta (28/8), Sekolah Vokasi (SV) UGM melaksanakan acara sosialisasi studi lanjut ke Chongqing City di Gedung Hall GP SV UGM hari ini. Acara ini terbuka untuk seluruh mahasiswa SV namun diutamakan bagi mahasiswa akhir ataupun Alumni SV UGM. Sosialisasi ini menghadirkan pembicara dari Changzhou University yaitu Mr. KS Huang, CEO dari Puri Handayani Group, Divisi Education Bapak Safei Harjadinata, S.E., beserta staf.

Acara diawali dengan sambutan dari Bapak Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D. Beliau memberikan pesan bahwa kesempatan untuk melanjutkan studi lanjut sangatlah luas. Beliau akan memberikan rekomendasi bagi mahasiswa SV yang akan mengikuti program ini karena di sana mahasiswa akan langsung melakukan interview dengan dosen internal dari universitas yang telah bekerja sama dengan SV UGM.

“Pintu kesempatan untuk menuju masa depan telah terbuka, cobalah keluar pada zona nyaman kalian sendiri!” ujar Beliau.

Program ini bekerja sama dengan Puri Handayani Group dalam membantu mahasiswa SV yang akan studi atau melanjutkan studi disana sehingga mahasiswa tidak perlu khawatir lagi mengenai persayaratan dan berkas-berkas yang diperlukan.

“Pemerintah China sangat memberikan dukungan kepada mahasiswa Indonesia dengan cara memberikan scholarship secara penuh sehingga pemilihannya pun sangatlah selektif. Puri Handayani Group juga membantu dalam pengurusan visa, sehingga mahasiswa tinggal mengurus passport secara pribadi.” papar Bapak Safei Harjadinata dalam materinya.

Mr. KS Huang memaparkan berbagai macam program dan jurusan apa saja yang ditawarkan dari berbagai universitas baik di lingkungan Chongqing City dan sekitarnya. Daftar Chinese Univesities Scholarship Programs bisa diunduh disini dan untuk info lebih lanjut, para mahasiswa dapat menghubungi KUI SV UGM di jam kerja.
Hingga sekarang, telah ada 8 universitas yang menawarkan berbagai macam beasiswa dan program yang mendukung bagi mahasiswa yang mengikutinya. Semua program yang diperlukan harus memiliki persyaratan Mandarin HSK (Hànyǔ shuǐpíng kǎoshì) 3-4; hanya beberapa program pengajaran bahasa Inggris yang diperlukan. Tidak ada tes HSK untuk masuk, tetapi tes diperlukan sebagai persyaratan sebelum kelulusan.

Seminar Nasional “Peran Perguruan Tinggi dalam Pengembangan Kapasitas SDM di Sektor Publik Guna Peningkatan Akuntabiltas dan Transparansi Laporan Keuangan”

Yogyakarta (23/8) — Program Studi Akuntansi Diploma Ekonomika dan Bisnis (DEB) Sekolah Vokasi UGM melaksanakan Seminar Nasional “Peran Perguruan Tinggi dalam Pengembangan Kapasitas SDM di Sektor Publik Guna Peningkatan Akuntabiltas dan Transparansi Laporan Keuangan” di Yogyakarta. Kegiatan ini bertempat di Hotel Harper dan dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, lembaga pemerintahan, perguruan tinggi, LSM, dan mahasiswa. Pemerintah Daerah Sleman, Kulon Progo, Bantul, DIY, Kota Yogyakarta, DPR RI, dan BPKP Perwakilan Yogyakarta juga turut hadir dalam acara ini. Seminar yang bertemakan akuntansi sektor publik ini merupakan rangkaian Dies Natalis Sekolah Vokasi UGM ke-9 dan dilaksanakan dalam rangka memenuhi kegiatan workshop Non-Anggota Konsorsium konsorsium ADVANSE (Advancing University Financial Management Practices in South East Asia) Erasmus+ EACEA European Union.

Tujuan dari seminar ini adalah untuk mengelaborasi visi dan misi pengembangan pendidikan vokasi akuntansi sektor publik agar selaras dengan visi misi pembangunan SDM di Indonesia. Tujuan kedua adalah untuk memantapkan kurikulum yang berfokus pada daya saing, kompetensi, dan kualitas capaian pembelajaran dalam kurikulum di bidang akuntansi sektor publik. Tujuan ketiga adalah untuk mengelaborasi kerja sama yang bersinergi dengan pengguna lulusan DIV Akuntansi Sektor Publik.

Landasan dari diadakannya seminar ini adalah Undang-Undang No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik Pasal 9 (2) yang mewajibkan badan publik yaitu semua organisasi baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum yang menggunakan dana sebagian atau seluruhnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/Daerah (APBN/APBD), sumbangan masyarakat, dan/atau luar negri wajib membuka akses informasi laporan keuangan. Laporan keuangan organisasi publik menjadi salah satu informasi penting karena informasi ini mencerminkan bagaimana pengelolaan keuangan organisasi publik dilakukan.  Dalam rangka menjalankan peran Program Studi Akuntansi Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi UGM dalam mengatasi masalah kesenjangan antara kebutuhan dengan ketersediaan sumber daya manusia bidang keuangan sektor publik dengan kualifikasi jenjang 6 KKNI, maka diusulkan pembukaan Program Diploma IV (Sarjana Terapan) Akuntansi Sektor Publik. Pembukaan program studi ini perlu didukung oleh stakeholders yang berkepentingan. Sebagai langkah awal, maka,Seminar “Tantangan Perguruan Tinggi dalam Pengembangan kapasitas SDM di Sektor Publik dalam rangka Peningkatan Akuntabilitas dan Transparansi Laporan Keuangan” diselenggarakan.

Kegiatan seminar ini dimulai pukul 08.00 WIB dan dibuka secara resmi oleh Bapak Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D. selaku Dekan Sekolah Vokasi UGM. Beliau memaparkan, “Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi tahun depan akan membuka Program Diploma IV, salah satunya Program Studi DIV Akuntansi Sektor Publik. Presiden RI selalu mengatakan bahwa Pendidikan Vokasi memang benar-benar dibutuhkan, sehingga, kerja sama antara institusi pendidikan dan industri dapat menjadi jembatan bagi mahasiswa Vokasi untuk memulai karir dan menciptakan karya baik di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa harus memiliki bekal yang memadai dari kognitif, kemampuan dalam bidang Bahasa Inggris, softskills lainnya, serta integritas diri.”

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi seminar dari Keynote Speaker Bapak Rionald Silaban, S.H., L.L.M. selaku Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Kementerian Keuangan dengan tema “Tantangan Perguruan Tinggi dalam Pembentukan SDM Akuntan Sektor Publik yang Berkualitas di Era Revolusi Industri 4.0.” Beliau menyampaikan, “Ada 4 (empat) hal yang dibutuhkan agar sukses dalam ekonomi digital yaitu: mengelola ekspektasi pelanggan, pengembangan produk, pentingnya berkolaborasi, dan menghasilkan inovasi dan organizational leadership.”

Selanjutnya, diskusi panel dimulai dengan dimoderatori Bapak Irwan Taufik Ritonga, S.E., M.Bus., Ph.D., dengan pembicara pertama Bapak Prof. Dr. Abdul Halim, MBA selaku Ahli Dosen Akuntansi Sektor Publik Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM. Beliau membawakan materi tentang “Tantangan dan Peluang Kerjasama Sinergis antara Perguruan Tinggi dengan Pengguna Lulusan dalam Kegiatan Tri Dharma (Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat).” Pembicara yang kedua yaitu Ibu Muliani Sulya Fajarianti, SE, M.Ec.Dev selaku Kasubdit Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah, Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementrian Dalam Negeri yang menyampaikan materi tentang “Kerjasama Sinergitas Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Kapasitas SDM di Sektor Publik Guna Peningkatan Kualitas Laporan Keuangan Pemerintahan Daerah.”

Sekolah Vokasi UGM Tanda Tangani Perjanjian Kerja Sama dengan Bank Pekreditan Rakyat (BPR) UGM

(Yogyakarta, 14/8) — Sekolah Vokasi (SV) UGM melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Bank Pekreditan Rakyat (BPR) UGM untuk Program Beasiswa Kemitraan pada Selasa, 14 Agustus 2018 di Ruang Sidang Departemen Ekonomika dan Bisnis (DEB) lantai 2. Perjanjian kerja sama ini ditandatangani oleh Direktur Utama BPR UGM Ibu Sri Wulandari, S.Sos., M.B.A. dan Dekan SV UGM, Bapak Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D.

BPR UGM merupakan lembaga keuangan perbankan yang menyediakan fasilitas produk-produk perbankan bagi masyarakat umum dan pegawai di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Saat ini, BPR menyediakan Beasiswa Kemitraan yang merupakan program pemberian beasiswa bagi mahasiswa aktif Sekolah Vokasi khususnya di Departemen Ekonomika dan Bisnis (DEB). Tujuan pemberian beasiswa ini adalah untuk mengembangkan dan mengaktualisasi diri mahasiswa agar dapat berkontribusi lebih kepada bangsa dan umat manusia sesuai kapasitas keilmuan dan pengalamannya. Pihak BPR UGM memberikan beasiswa dalam bentuk produk “Tabunganku” dengan jumlah total senilai Rp 50 juta untuk 50 mahasiswa yang dinilai memenuhi syarat; salah satunya syarat IPK.

Dengan adanya fasilitas beasiswa ini, harapannya, mahasiswa terdorong untuk selalu aktif mencari informasi terkait beasiswa serta meningkatkan kualitas prestasinya selama masa kuliah.