SV UGM Adakan Closing Ceremony sekaligus Visitasi JICA

Rabu (13/04/17), Badan kerja sama internasional Jepang yaitu Japan International Cooperation Agency (JICA) melalui Program Japan Overseas Cooperation Volunteers (JOCV) memberi dukungan  bagi warganegara Jepang yang ingin berkontribusi dalam pengembangan sosial dan ekonomi masyarakat. Melalui kerjasama ini, relawan yang terlibat tidak hanya berkontribusi pada pembangunan di negara mitra tapi juga mendapatkan pengalaman berharga terkait persahabatan internasional dan wawasan internasional. Dikesempatan ini UGM khususnya SV menjadi salah satu fakultas yang mendapatkan bantuan expert dalam bidang pendidikan bahasa Jepang.

Sejak tahun 2015, salah satu relawan JOCV Yoshida Yoko sensei membantu proses belajar mengajar di Program Studi Diploma Bahasa Jepang. Beberapa prestasi mahasiswa berhasil diraih atas bimbingannya, seperti lomba pidato bahasa jepang dan program exchange ke Jepang untuk mahasiswa program studi Diploma Bahasa Jepang.

Ditemui di Ruang SV 138 saat acara closing ceremony program JOCV, Yoshida sensei mengaku sangat bahagia bisa berbagi ilmu dan menjadi bagian dari SV UGM selama satu tahun lebih. “Banyak kenangan yang berharga dan tak terlupakan selama di Indonesia,”  ungkapnya.

“Selain bahasa, kami memiliki expert di bidang administrasi, pekerjaan umum, pertanian, kehutanan, perikanan, energi, pertambangan, pariwisata, kesehatan dan olahraga jika dikemudian hari kita menjalin kerjasama lagi,” jelasnya.

Hadir dalam acara closing ceremony program JOCV Mrs. Imai Yuki selaku perwakilan JICA.  Acara ini sekaligus dimanfaatkan Mrs. Imai Yuki untuk berkunjung ke SV UGM mengevaluasi program yang sudah berjalan selama ini dan merencanakan program kerjasama selanjutnya yang memungkinkan untuk dilakukan kedua belah pihak (SV UGM dan JOCV).

“Kami sangat bersyukur bisa bekerjasama dengan SV UGM, dan untuk selanjutnya kami berharap bisa melakukan kerjasama lagi tidak hanya di prodi Bahasa Jepang namun di prodi lainnya, karena kami memiliki relawan expert  dibanyak klasifikasi bidang,” harapnya.

Tinggalkan Balasan