Tak Henti Berinovasi, Sekolah Vokasi Sosialisasikan Penilaian Angka Kredit Dosen

Kamis (23/03/17), Jabatan fungsional dosen pada dasarnya merupakan pengakuan, penghargaan, dan kepercayaan atas kompetensi, kinerja, integritas, dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas tridharmanya. Di samping itu dengan jabatan fungsional ini diharapkan juga dapat berfungsi sebagai insentif non materi bagi dosen untuk bekerja lebih giat, kreatif, dan lebih baik lagi. Oleh karena itu standar, tata cara, dan prosedur penilaian seyogyanya sejalan dan bersifat kondusif bagi terciptanya insentif dimaksud di atas.

Berkaitan dengan hal tersebut pada hari Rabu, 22 Maret 2017 bertempat di Ruang 225 Gedung Isorekso Hadiprodjo, melalui Unit Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia (SDM-AK)  Sekolah Vokasi UGM mengadakan workshop dalam rangka “Sosialisasi Penilaian Angka Kredit”.

Hadir dalam workshop ini Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia Faiz Zamzami, S.E., M.Acc., QIA beserta Asisten WD SDM-AK, Nabella Duta Nusa, M.Acc., Dalam sambutannya Faiz menyampaikan, bahwa SV memerlukan rekan-rekan dosen untuk naik pangkat, bukan hanya untuk individu dosennya melainkan untuk data lembaga dalam berbagai keperluan.

“Terhitung sampai 1 Januari 2017, sebanyak 39% dosen Sekolah Vokasi belum naik pangkat lebih dari 10 tahun”, ujarnya.

Menanggapi hal tersebut Dekan Sekolah Vokasi UGM Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D dalam pembukaannya menambahkan bahwa untuk memotivasi dosen naik jabatan, maka secara khusus workshop ini diadakan untuk mempersiapkan Sekolah Vokasi di masa depan.

“2022 Sekolah Vokasi harus mandiri, karena the future picture of us,” pungkasnya.

Workshop yang dihadiri oleh dosen lingkup SV UGM ini menghadirkan pemateri dari Direktorat Sumber Daya Manusia UGM yang diwakili oleh Ibu Aries Tati, S. IP., selaku Seksi Mutasi Dosen. Pada kesempatan ini Aries Tati memaparkan administrasi kenaikan pangkat dosen yang harus dipenuhi untuk kepentingan naik jabatan.

“Saya tekankan kepada rekan-rekan, selain angka kredit kumulatif yang penting untuk dipersiapkan adalah jurnal nasional maupun internasional sebagai penulis pertama,” tegasnya.

Didukung dengan pemateri yang kompeten di bidangnya, diharapkan para dosen di lingkungan Sekolah Vokasi UGM dapat memahami peraturan terbaru tentang penilaian angka kredit, sehingga mampu menyusun berkas kenaikan jabatan fungsional dosen sesuai peraturan yang berlaku.

 

Tumbuhkan Semangat Edukasi Vokasional, DEB Rayakan Dies Natalis ke-42

 

Kamis (23/03/17), Departemen Ekonomika dan Bisnis (DEB) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta genap berusia 42 tahun. Hampir setengah abad, pencapaian yang telah diraih oleh DEB tidak mengecewakan. Berbagai prestasi dosen maupun mahasiswa lahir dari DEB. Agenda kegiatan yang dilaksanakan Sabtu, 18 Maret 2017 dihadiri oleh pimpinan SV UGM, dan segenap dosen, karyawan, pensiunan dosen dan karyawan, mitra, perwakilan mahasiswa, dan alumni.

Bertempat di Ruang Sidang Besar DEB, Ketua Departemen Ekonomi dan Bisnis Dra. Wahyu Hidayati, M.Si menyampaikan bahwa dengan kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat Edukasi Vokasional untuk DEB SV UGM yang akan terus berkembang dalam perannya sebagai lembaga pendidikan tinggi, sehingga dapat turut serta dalam membangun karakter budaya bangsa.

“Dengan semangat kebersamaan, di tahun ke-42 ini, DEB akan terus menumbuhkan semangat kebersamaan di kalangan civitas akademika, mitra, alumni, dan masyarakat sekitar,” tambahnya.

Selain acara potong tumpeng, dalam kesempatan tersebut dilangsungkan pelantikan Keluarga Alumni Diploma Ekonomi Gadjah Mada) periode 2017-2020 dan diskusi usulan pengembangan DEB.

Dimulai dengan senam sehat rangkaian acara Dies Natalis DEB ke-42 hari ke-2, Minggu 19 Maret 2017 dilanjutkan dengan Family Gathering. Bertempat di halaman kampus DEB acara ini berlangsung meriah, berbagai lomba keluarga dan hiburan sudah dipersiapkan panitia. Puncak kemeriahan berlangsung saat pembagian doorprize yang membuat acara semakin semarak. Tepat pukul 11.30 WIB acara ditutup dengan makan siang bersama.

Optimalkan SDM, SV UGM dan PT. NS Bluescope Indonesia Sepakat Jalin Kerja Sama

Selasa (14/3), Sekolah Vokasi UGM bersama dengan PT. NS Bluescope Indonesia, sebagai produsen baja lapis logam dan non logam di Indonesia sepakat menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang optimalisasi sumber daya manusia antara kedua belah pihak. Bertempat di Kantor Marketing PT. NS Bluescope Indonesia di Jakarta, penandatanganan MoU dilakukan oleh Dekan SV UGM, Wikan Sakarinto,S.T.,M.Sc.,Ph.D., dengan Direktur PT NS Bluescope Indonesia, Iwan Setiawan Gandamulya, serta disaksikan oleh VP Marketing PT. NS Bluescope Indonesia Sally Dandel, dan Plt. Kepala Departmen Tekhnik Sipil, Sekolah Vokasi UGM, Suwardo, S.T.,M.T.,Ph.D.

Ruang lingkup kerja sama yang terjalin antara SV UGM dengan PT NS Bluescope Indonesia diantaranya meliputi penelitian produk baja lapis, standarisasi materi pelatihan untuk aplikator, dan kegiatan yang berhubungan dengan pengayaan akademis Departemen Teknik Sipil SV UGM.

“Yang paling penting adalah lewat kerja sama ini nantinya Indonesia bisa memiliki tenaga aplikator yang bersertifikasi,” ungkap Wikan.

Sementara itu, Wikan juga berharap nota kesepahaman ini dapat menjadi awal kerja sama jangka panjang antara dunia pendidikan dan industri baja lapis serta dapat meningkatkan potensi bangsa di bidang infrastruktur.

Dalam rangka merealisasikan praktek pendidikan yang berkualitas SV UGM sudah memiliki 250 MoU dari perusahaan dalam dan luar negeri. Lulusan SV UGM tidak hanya memperoleh ijazah, tetapi juga adanya sertifikat kompetensi yang diakui oleh perusahaan dalam dan luar negeri, sehingga kerjasama dan peran serta dengan perusahaan dianggap sangat penting untuk keberlanjutan SV UGM.

Tingkatkan Kompetensi Lulusan Pendidikan Vokasional, SV UGM Jalin Kerja Sama dengan SMK SMTI Yogyakarta

Kamis (16/03) Sekolah Vokasi (SV) UGM menggelar acara Penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama dengan SMK Sekolah Menengah Teknologi Industri (SMTI) Yogyakarta. Keduanya sepakat menjalin kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat dan pengembangan potensi sumber daya manusia (SDM) yang ada secara optimal.

Kepala SMK SMTI Yogyakarta, Dra Tri Ernawati,M.Si., yang hadir bersama dengan perwakilan Guru SMK SMTI Yogyakarta menyampaikan harapannya, bahwa dengan Kerja Sama yang terjalin dengan SV UGM dapat meningkatkan kompetensi siswa-siswi SMK SMTI Yogyakarta, khususnya dalam bidang pengelasan, teknologi mekanik dan mesin-mesin listrik.

“Kedepannya, kami mengharapkan agar siswa-siswi SMK SMTI Yogyakarta dapat melaksanakan praktik bidang pengelasan, teknologi mekanik dan mesin-mesin listrik di Kampus SV UGM, khususnya pada Departemen Teknik Mesin,” tutur Tri Ernawati.

Dekan SV UGM, Wikan Sakarinto, M.Sc.,Ph.D., yang didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Rencana Strategi serta Dosen dan Ketua Departemen Teknik Mesin SV UGM menyambut baik rancangan kerja sama tersebut, yang ditandai dengan penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama antara Dekan SV UGM dengan Kepala SMK SMTI Yogyakarta.

Tak hanya itu, SV UGM juga akan membantu menyiapkan materi praktikum bagi siswa-siswi SMK SMTI Yogyakarta serta akan menerbitkan sertifikat bidang pengelasan, teknologi mekanik dan mesin-mesin listrik bagi peserta praktik yang dinyatakan lulus.

Wikan menyampaikan bahwa Sekolah Vokasi UGM sebagai Institusi Perguruan Tinggi Vokasional, cukup strategis untuk mendukung program-program pemerintah dalam rangka menyiapkan SDM handal untuk menghadapi kompetisi global.

“SV UGM mendapat tantangan untuk menciptakan lulusan yang tidak hanya dibekali hard skill tapi juga soft skill yang kuat,” ungkap Wikan.

Melalui kerja sama yang terjalin antara SV UGM dengan SMK SMTI Yogyakarta ini, harapan keduanya dapat saling bersinergi dalam meningkatkan kompetensi lulusan pendidikan vokasional serta dapat menjadi kemanfaatan untuk Bangsa Indonesia. 

Perkuat Fungsi Humas, Sekolah Vokasi Adakan Workshop

Jumat (17/03/2017), Sekolah Vokasi (SV) dalam kegiatan sehari-harinya banyak berhubungan dengan berbagai pihak. Salah satu pihak yang mempunyai simbiosis mutualisme dengan institusi yaitu media. Kemampuan komunikasi dengan media baik secara lisan maupun tertulis harus dimiliki oleh humas di setiap devisi dalam rangka menciptakan reputasi institusi yang baik di mata masyarakat. Bertempat di Ruang 225 Gedung Iso Reksohadiprojo, SV mengadakan workshop kehumasan dengan tema “Peran Kehumasan Dalam Pencitraan Institusi” (16/03/17).

Hadir membuka acara, Dekan SV, Wikan Sakarinto, S.T., M.T., Ph. D., dan Manajer Humas SV, Supriadianto,S.S., M.A.  Dalam sambutanya menegaskan bahwa pelaksanaan workshop disambut positif untuk program kerja tahunan Unit Kehumasan ini. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kelembagaan Hubungan Masyarakat yang kuat dan kompeten di lingkup Sekolah Vokasi dan Universitas Gadjah Mada, secara khusus dalam memberikan pelayanan informasi secara optimal dan bertanggung jawab.

Lebih lanjut, kepada seluruh peserta workshop diharapkan dapat mengikuti kegiatan ini dengan lebih aktif serta dapat mengerti dan memahami materi yang disampaikan oleh narasumber, hingga akhir acara.

Workshop yang dihadiri oleh Kepala Departemen, Perwakilan Program Studi, dan Mahasiswa ini dinarasumberi oleh Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol UGM, Dr. Iva Ariani, S.S., M.Hum.

“Kita semua adalah frontliner yang menggambarkan image Universitas. Kerja keras kita membangun UGM yang Berprestasi dan Bereputasi akan percuma, jika para frontlinernya tidak memberikan pelayanan prima pada publik” ujarnya Iva Ariani.

Mengusung urgensi yang ditekankan Dekan, Iva mengajak peserta workshop mengenal peran dan fungsi kehumasan di UGM. Dengan pendekatannya, Iva mengajak peserta merefleksikan kebiasaan baik dan buruk civitas UGM disosial media dalam hal upload foto dan status yang secara tidak langsung turut serta membangun citra instansi.

Untuk membekali peserta dalam penulisan berita, sesi ke-2 dilanjutkan oleh Satria Ardhi Nugraha, S.S. Lebih dalam lagi, Satria menyampaikan bahwa untuk menyampaikan berita tidak harus dalam bentuk tertulis, melalui media berkala seperti media online internet berupa foto juga termasuk berita.

“Secara umum berita ditulis dengan teknik melaporkan, dan tidak semua hal bisa diberitakan. Kita harus melihat sisi nilai berita dan kemanfaatannya sebelum dipublikasikan,” ungkapnya.

Presentasi Satria lalu ditutup dengan sesi tanya jawab dimana peserta dengan antusias merespon materi yang diberikan. Tidak sedikit peserta yang mengharapkan materi ini nantinya diberikan lebih luas lagi kepada tiap program studi dan unit kerja.

ANRI Sampaikan Dukungan Untuk Rencana Pendirian Program Studi D4 Kearsipan SV UGM

Kamis (9/3), Sekolah Vokasi (SV) UGM mengunjungi Kantor Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di DKI Jakarta. Kunjungan dari SV UGM yang diwakili oleh Wikan Sakarinto, M.Sc., Ph.D., selaku Dekan, didampingi oleh Radhian Krisna Putra, S.T.,M.Eng., selaku Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Rencanaan Strategi, serta Waluyo, S.S., M.Hum., selaku Ketua Program Studi Kearsipan sekaligus Ketua Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya SV UGM diterima dan disambut secara langsung oleh Kepala ANRI, Dr. Mustari Irawan, MPA.

Wikan mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut dimaksudkan untuk membahas rencana kerja sama antara SV UGM dengan ANRI dalam rangka pendirian program studi baru yaitu D4 Kearsipan di Departemen Bahasa, Seni dan Manajemen Budaya SV UGM.

“Sebelumnya SV UGM dengan ANRI telah menandatangani MoU, dan rencananya bulan Juni 2017 mendatang akan memperpanjang MoU sekaligus menyusun perjanjian kerja samanya,” tutur Wikan.

Kepala ANRI, Dr. Mustari Irawan juga menyatakan dukungan penuh untuk rencana pendirian prodi D4 Kearsipan SV UGM. Beberapa bentuk dukungan tersebut diantaranya adalah dalam hal penyusunan kurikulum, penerimaan serapan lulusan D4 Kearsipan, serta bantuan praktisi pengajar dari ANRI  sebagai dosen tamu di D4 Kearsipan.

“Total kebutuhan arsiparis di Indonesia saat ini mencapai 200.000 tenaga kerja, sedangkan yang tersedia hingga saat ini hanya sekitar 3.400 arsiparis,” tegas Mustari Irawan.

Tak hanya membahas tentang kerja sama rencana pendirian D4 Kearsipan, nantinya ANRI berharap Vokasi UGM melalui Vocational Development Center (VDC), juga dapat menjadi tempat diklat atau training center bagi arsiparis di seluruh Indonesia.

Harapannya program studi D4 Kearsipan akan siap dibuka pada penerimaan mahasiswa baru SV UGM tahun akademik 2018/2019.

Gandeng Asosiasi Pengelasan Indonesia (API), SV UGM Rencanakan Pendirian Prodi Baru D4 Teknik Manufaktur

Sabtu  (4/3), Departemen Teknik Mesin (DTM) Sekolah Vokasi (SV) UGM menggelar acara Workshop dan Seminar Nasional yang merupakan serangkaian acara dari Mechanical Fair 2017.

Bertemakan “Kualifikasi Pengelasan dalam Pengembangan Industri Mesin Perkakas di Indonesia”, acara diselenggarakan di Univercity Club UGM dengan dihadiri lebih dari 180 peserta yang merupakan Mahasiswa, Dosen dan Masyarakat umum.

Menghadirkan 3 pembicara sekaligus, yakni Ir. Rudy Andriyana, IPM., selaku Ketua Asosiasi Industri Mesin Perkakas Indonesia (ASIMPI), Mohd Norsaiful Anuar selaku General Manager Welding Division PT. Multi Mayaka, dan Ir. Achdiat Atmawinata selaku Presiden Asosiasi Pengelasan Indonesia (API), acara berjalan lancar, ditandai dengan antusias para peserta workshop dan seminar mengikuti acara dari awal hingga akhir.

Yusuf Rahmatullah selaku Ketua Panitia Mechanical Fair 2017 mengungkapkan bahwa acara workshop dan seminar yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa DTM SV UGM lebih mengedepankan informasi tentang peluang karir di bidang pengelasan serta kualifikasi pengelasan dalam pengembangan industri mesin perkakas di Indonesia.

Tak hanya menyelenggarakan workshop dan seminar, pada kesempatan yang sama SV UGM diwakili oleh Dekan, Wikan Sakarinto, M.Sc.,Ph.D., melakukan penandatanganan MoU dengan Presiden Asosiasi Pengelasan Indonesia (API), Ir. Achdiat Atmawinata.

“Setelah sebelumnya pada pembukaan Mechanical Fair 2017, SV UGM menandatangani MoU dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Inspektor Industri Manufaktur (LSP-IIM) dan PT SMC Pneumatics Indonesia, kali ini DTM SV UGM kembali menggandeng beberapa stakeholders untuk memperkuat kerjasama bidang mekanikal dengan Asosiasi Pengelasan Indonesia (API),” ungkap Wikan.

Wikan juga menyampaikan bahwa kerja sama antara DTM SV UGM dengan beberapa stakeholders diinisiasi dalam rangka rencana pendirian program studi baru yaitu D4 Teknik Manufaktur.

“Kelak, lulusan D4 Teknik Manufaktur selain mendapatkan ijazah dan transkrip nilai juga diharapkan dapat dibekali dengan sertifikasi kompetensi yang diakui secara internasional,” pungkasnya.

Upayakan Tembus Hibah Pengabdian Masyarakat DIKTI 2017, Sekolah Vokasi Adakan Workshop

 

Rabu (8/02/17), Sekolah Vokasi UGM mengadakan Workshop Tips Meraih Hibah DIKTI (6/2). Acara yang berlangsung di Ruang 225 Gedung Iso Reksohadiprodjo SV UGM ini diikuti oleh dosen dari berbagai program studi di lingkungan Fakultas Sekolah Vokasi. Narasumber utama pada kegiatan ini adalah Drh. Wisnu Nur Cahyo, Ph.D, yang merupakan reviewer DIKTI dalam bidang Pengabdian Masyarakat.

Acara workshop ini dibuka oleh Wakil Dekan bidang Pengabdian Masyarakat, Hubungan Internasional dan Hubungan Masyarakat Dr. Silvi Nur Oktalina, S. Hut., M.Si. Dalam pembukaannya, disampaikan bahwa workshop ini bertujuan untuk menggali informasi terkait strategi lolos hibah Pengabdian Masyarakat DIKTI.

Dalam acara yang berlangsung kurang lebih tiga jam ini diuraikan makna penting dari pengabdian  serta kesempatan untuk mengajukan berbagai proposal pengabdian yang akan didanai oleh DIKTI. Selama ini, pengabdian kepada masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang ketiga setelah Pendidikan dan Penelitian, padahal Pengabdian Masyarakat memiliki peran sentral sebagai penghubung antara Universitas dengan masyarakat di Indonesia.

Wisnu mengungkapkan jika ingin memulai pengabdian, masuklah dengan tema empati. Jangan hanya thridarma mengajar yang diupayakan namun juga Tridharma pengabdian dan penelitian untuk akreditasi dan kenaikan pangkat. Setidaknya ada 10 skema hibah Pengadian Masyarakat yang didanai oleh DIKTI, yaitu : Ipteks Bagi Masyarakat (IbM), Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM), Program Ipteks Bagi Wilayah (IbW), Ipteks bagi Wilayah antara PT-CSR atau PT- PEMDA-CSR (IbWPT), Ipteks Bagi Kewirausahaan (IbK) ), Ipteks Bagi Inovasi dan Kreativitas Kampus (Ib-IKK), Ipteks bagi Desa Mitra (IbDM), Ipteks bagi Produk Unggulan Daerah (IbPUD),  Ipteks Bagi Produk Ekspor (IbPE), dan Hi-Link.

“Nilai pengabdian tinggi jika banyak multidisiplin dalam satu tim, jadi ada nilai disiplin,” tegasnya.

Diharapkan dengan adanya workshop ini dapat membekali para dosen di Fakultas Sekolah Vokasi dengan pengetahuan dan keterampilan penguasaan metodologi khususnya yang terkait dengan teknik penyusunan proposal serta mendorong dosen menyusun proposal pengabdian untuk diajukan sebagai usulan pengabdian pada setiap tahunnya.

VDC SV UGM Kembali Menggelar Pelatihan Manajemen Persuratan Secara Elektronik (Aplikasi E-Surat)

Perkembangan teknologi saat ini sangatlah penting untuk mempermudah perkerjaan dalam berbagai bidang, dalam dunia kearsipan yang selama ini hanya berkutat pada kertas, kini juga mulai beralih pada pemanfaatan teknologi sebagai alat untuk mengolah, mengakses, dan penyebaran serta pelestarian arsip. Kemudahan pengarsipan untuk kembali diakses secara online dan pencarian surat juga lebih cepat jika dibutuhkan sewaktu-waktu. Oleh karena itu Vocational Development Center (VDC) Sekolah Vokasi UGM bekerjasama dengan Program Studi Kearsipan Sekolah Vokasi UGM Menyelenggarakan Pelatihan “Manajemen Persuratan Secara Elektronik (Aplikasi E-Surat) pada Selasa – Rabu, 28 Februari – 01 Maret 2017 di Fave Hotel Kotabaru Yogyakarta.

Kegiatan tersebut dihadiri sebanyak 23 peserta dari Pemerintah Daerah, Rumah Sakit dan BUMN diantaranya adalah BKD Boyolali, BKD Batang, Rumah Sakit Dr. Karyadi, RS Banyumanik Semarang, BKD Salatiga, PTPN VI Jambi, PTPN  IV Medan, Sekda Kaur Bengkulu, RS PKU Muhammadiyah Sruweg, BKD Trenggalek, BKD Pacitan, BKPSDM Kranganyar, BBPPTP Surabaya, Pemda Bandung, Dinkes Ngawi. Pelatihan ini di buka secara langsung oleh Faiz Zamzami, S.E., MAcc., QIA selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan SDM Sekolah Vokasi UGM. Faiz menyampaikan bahwa instansi harus sudah mulai menerapkan persuratan secara elektronik, agar lebih efisien dan mengurangi penggunaan kertas sehingga biaya lebih murah, selain itu memudahkan pengadministrasian persuratan karena semua dokumen akan ter-back up dengan baik.

“Kegiatan pelatihan ini telah diselenggarakan secara rutin dan diharapkan bermanfaat di instansi para peserta pelatihan,” ungkap Faiz.

Pelatihan manajemen persuratan ini ditutup dengan melakukan kunjungan ke Kantor Arsip dan Perpustakaan Kota Yogyakarta di Jalan Letjen Suprapto No. 33 A Ngampilan Yogyakarta.

Kabid. Perlindungan Penyelamatan Data dan Informasi, Nursigit Edi Putranta, SIP, menerima kunjungan dan menyambut secara langsung rombongan dari peserta pelatihan manajemen persuratan VDC SV UGM. Selain itu, para peserta pelatihan juga mendapat informasi tentang pengelolaan Arsip di Kantor Arsip dan Perpustakaan Kota Yogyakarta.

SV UGM Gelar Workshop Hilirisasi dan Teknologi Tepat Guna

Selasa (28/02/2017), Universitas Gadjah Mada sebagai perguruan tinggi negeri yang berbasis penelitian yang unggul memacu para civitas-akademisinya untuk memperdalam dan memperkaya capaian penelitian. Diperlukan kesiapan produk dan industri Indonesia untuk berkompetisi dan berdaya saing. Penguasaan Teknologi menjadi kunci untuk membangun kekuatan daya saing agar menghasilkan produk bernilai tambah ataupun memberikan keunggulan kompetitif.

Di acara Workshop dan Sosialisasi Pendataan Penelitian Civitas UGM dalam Rangka Hilirisasi Riset dan Teknologi Tepat Guna yang diselenggarakan tanggal 28 Febuari 2017 di ruang SV 225 dan dihadiri oleh sekitar 40 peserta yang terdiri dari akademisi dan investor, saling bersinergi untuk mengambil langkah nyata untuk memperkuat teknologi tepat guna.

Tema “Peran Universitas dalam kemajuan bangsa berbasis hilirisasi riset dan teknologi tepat guna” diusung tim hilirisasi riset dan teknologi tepat guna didampingi oleh Direktorat Pengembangan Usaha dan Inkubasi UGM semangat melakukan pendataan penelitian dan kajian penilaian.

Dalam sambutannya, Dekan SV UGM Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D menyatakan bahwa tahapan pendataan penelitian-penelitian civitas UGM yang nantinya akan dievaluasi dengan standar TRL dan disimpan dalam database penelitian UGM. SV memiliki roadmap research dan community services yang harus diketahui dan dimengerti semua dosen.

“Workshop ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dari civitas UGM yang nantinya akan digunakan  sebagai “guidance policy” oleh tim hilirisasi riset dan TTG, PUI, dan UGM,” tambah Alif Subardono, S.T., M.Eng. selaku Koordinator Database Hilirisasi Riset dan TTG SV UGM dalam sambutannya.

Dalam acara yang dimoderatori oleh Yosephus Ardean, S.T., M.Eng ini berkesempatan melakukan diskusi panel dengan menghadirkan tiga pemapar presentasi yaitu Dr. Endang Soelistyowati, M.Pd, Handoko, S.T., M.T, dan Budi Sumanto, S.Si., M.Eng. 

Acara yang dihadiri oleh Pelaksana Tugas Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Alumni dan Hubungan Internasional Dr. Silvi Nur Oktalina ini PUI UGM yang diwakilkan oleh Sang Kompiang Wirawan, S.t., M.T., Ph.D. sebagai narasumber ini mengungkapkan bahwa pihaknya siap membantu dan menjembatani produk register dari SV UGM untuk didaftarkan ke Badan Pengawas. Hal ini perlu menjadi perhatian lebih karena jika produk sudah terdaftar dan berlisensi, ini akan menghindari plagiarism.

Diharapkan dengan diselenggarakannyan acara ini dapat lebih mendorong semangat para peneliti civitas UGM untuk terus berinovasi menciptakan produk-produk teknologi tepat guna yang bernilai komersial, ramah lingkungan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.