Arsip:

d4

3 Mahasiswi Perwakilan Sekolah Vokasi untuk Tim UGM Juara 1 Kompetisi Nasional Technofest 4.0

Tiga mahasiswi perwakilan Sekolah Vokasi untuk kontingen Tim UGM kembali menorehkan prestasinya pada ajang perlombaan tingkat nasional. Siti Noraika (D3 Komputer dan Sistem Informasi), Dhea Rifka Anaqah (D3 Komputer dan Sistem Informasi), Kairania Qalbi (S1 Psikologi), dan Septiani Laras Ayu (D4 Teknologi Rekayasa Internet) yang bergabung dalam Tim GG berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Technofest 4.0 Kategori UI/UX pada Rabu (24/10) lalu di Universitas Multimedia Nusantara, Tangerang.

Technofest 4.0 Kategori UI/UX mengusung tema “Call the Emergency”. Pada seleksi babak penyisihan, ada 6 finalis yang berhasil terpilih untuk melaju ke babak final dan mendapat kesempatan untuk mempresentasikan rancangan antarmuka pengguna di Lecture Hall Universitas Multimedia Nusantara. Keenam finalis yang berhasil maju ke babak final antara lain berasal dari Universitas Indonesia, Universitas Atma Jaya, Universitas Komputer Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sumatera, dan Universitas Bina Nusantara.

Tim GG Universitas Gadjah Mada memperkenalkan Simpatia, aplikasi yang dirancang khusus dan disesuaikan dengan kebutuhan penyintas kekerasan pada wanita sehingga para penyintas tidak takut lagi untuk melaporkan tindak kekerasan yang dialami kepada instansi terkait. Siti, ketua Tim GG mengaku prihatin terhadap korban. “Korban kekerasan pada wanita yang tidak melapor jumlahnya sangat tinggi. Masalah utama tidak melapor bukan karena ketidaktahuan untuk melapor kemana, melainkan karena stigma buruk di masyarakat terhadap korban. ” jelasnya.

“Simpatia bisa diartikan sebagai harmoni, bisa juga berarti simpati. Kami berharap Simpatia dapat menjadi media kepekaan sosial dan membantu penyintas kekerasan pada wanita untuk berani melapor” ungkap Kairania.

Departemen Ekonomika dan Bisnis (DEB) Menjalin Kerjasama dengan Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI)

Yogyakarta (24/10) – Departemen Ekonomika dan Bisnis (DEB) Sekolah Vokasi (SV) UGM menjalin kerjasama dengan Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) yang sebelumnya juga pernah menjadi pemateri pada Kuliah Umum “Peran, Peluang, Tantangan dan Kode Etik Profesi Penilai Properti”.

MAPPI adalah organisasi profesi penilai di Indonesia yang bersifat mandiri, nirlaba dan non politis yang berasaskan Pancasila dan berlandaskan UUD 1945 sebagai landasan konstitusional, Peraturan Perundang-undangan lainnya yang berkaitan langsung dan tidak langsung dengan Profesi Penilai sebagai landasan formal serta Keputusan Musyawarah Nasional sebagai landasan operasional.

Bagian Kerjasama DEB mewakili Ketua Departemen DEB membuka acara dengan menyampaikan bahwa perkembangan pembentukan D4 Manajemen Aset dan Penilaian Properti sudah cukup baik dan harapannya mahasiswa lulusan tidak hanya mendapatkan ijasah saja, namun juga mendapat sertifikat kompetensi dari hasil belajar mereka.

Kemudian Dekan SV UGM, Bapak Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D. memberikan sambutan dengan memaparkan bahwa “Dalam rangka mendirikan D4 Manajemen Aset dan Penilaian Properti yang mana Proposal pengajuan  ke UGM sudah dilaksanakan, sehingga dalam proses pembentukan prodi ini kerjasama menjadi salah satu syarat dan pastinya harus didukung dari berbagai pihak secara matang. dukungan sebelum dan setelah terbentuknya prodi maupun jaringan untuk para lulusan diharapkan bisa signifikan dan konteks yang paling depan adalah mempersiapkan SDM Indonesia yang layak diterima di dunia kerja atau industri.”

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Masyarakat Profesi Penilai Indonesia, Bapak Ir. Okky Danuza, M.SC., MAPPI (Cert), juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Sekolah Vokasi dan UGM yang telah mempersiapkan segala hal dalam menjalin kerjasama ini, sehingga dengan begitu SV dan berbagai pihak bisa fokus dalam berbagai bidang terutama SDM dan Pendidikan di Indonesia.

Seminar Nasional “Peran Perguruan Tinggi dalam Pengembangan Kapasitas SDM di Sektor Publik Guna Peningkatan Akuntabiltas dan Transparansi Laporan Keuangan”

Yogyakarta (23/8) — Program Studi Akuntansi Diploma Ekonomika dan Bisnis (DEB) Sekolah Vokasi UGM melaksanakan Seminar Nasional “Peran Perguruan Tinggi dalam Pengembangan Kapasitas SDM di Sektor Publik Guna Peningkatan Akuntabiltas dan Transparansi Laporan Keuangan” di Yogyakarta. Kegiatan ini bertempat di Hotel Harper dan dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, lembaga pemerintahan, perguruan tinggi, LSM, dan mahasiswa. Pemerintah Daerah Sleman, Kulon Progo, Bantul, DIY, Kota Yogyakarta, DPR RI, dan BPKP Perwakilan Yogyakarta juga turut hadir dalam acara ini. Seminar yang bertemakan akuntansi sektor publik ini merupakan rangkaian Dies Natalis Sekolah Vokasi UGM ke-9 dan dilaksanakan dalam rangka memenuhi kegiatan workshop Non-Anggota Konsorsium konsorsium ADVANSE (Advancing University Financial Management Practices in South East Asia) Erasmus+ EACEA European Union.

Tujuan dari seminar ini adalah untuk mengelaborasi visi dan misi pengembangan pendidikan vokasi akuntansi sektor publik agar selaras dengan visi misi pembangunan SDM di Indonesia. Tujuan kedua adalah untuk memantapkan kurikulum yang berfokus pada daya saing, kompetensi, dan kualitas capaian pembelajaran dalam kurikulum di bidang akuntansi sektor publik. Tujuan ketiga adalah untuk mengelaborasi kerja sama yang bersinergi dengan pengguna lulusan DIV Akuntansi Sektor Publik.

Landasan dari diadakannya seminar ini adalah Undang-Undang No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik Pasal 9 (2) yang mewajibkan badan publik yaitu semua organisasi baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum yang menggunakan dana sebagian atau seluruhnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/Daerah (APBN/APBD), sumbangan masyarakat, dan/atau luar negri wajib membuka akses informasi laporan keuangan. Laporan keuangan organisasi publik menjadi salah satu informasi penting karena informasi ini mencerminkan bagaimana pengelolaan keuangan organisasi publik dilakukan.  Dalam rangka menjalankan peran Program Studi Akuntansi Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi UGM dalam mengatasi masalah kesenjangan antara kebutuhan dengan ketersediaan sumber daya manusia bidang keuangan sektor publik dengan kualifikasi jenjang 6 KKNI, maka diusulkan pembukaan Program Diploma IV (Sarjana Terapan) Akuntansi Sektor Publik. Pembukaan program studi ini perlu didukung oleh stakeholders yang berkepentingan. Sebagai langkah awal, maka,Seminar “Tantangan Perguruan Tinggi dalam Pengembangan kapasitas SDM di Sektor Publik dalam rangka Peningkatan Akuntabilitas dan Transparansi Laporan Keuangan” diselenggarakan.

Kegiatan seminar ini dimulai pukul 08.00 WIB dan dibuka secara resmi oleh Bapak Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D. selaku Dekan Sekolah Vokasi UGM. Beliau memaparkan, “Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi tahun depan akan membuka Program Diploma IV, salah satunya Program Studi DIV Akuntansi Sektor Publik. Presiden RI selalu mengatakan bahwa Pendidikan Vokasi memang benar-benar dibutuhkan, sehingga, kerja sama antara institusi pendidikan dan industri dapat menjadi jembatan bagi mahasiswa Vokasi untuk memulai karir dan menciptakan karya baik di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa harus memiliki bekal yang memadai dari kognitif, kemampuan dalam bidang Bahasa Inggris, softskills lainnya, serta integritas diri.”

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi seminar dari Keynote Speaker Bapak Rionald Silaban, S.H., L.L.M. selaku Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Kementerian Keuangan dengan tema “Tantangan Perguruan Tinggi dalam Pembentukan SDM Akuntan Sektor Publik yang Berkualitas di Era Revolusi Industri 4.0.” Beliau menyampaikan, “Ada 4 (empat) hal yang dibutuhkan agar sukses dalam ekonomi digital yaitu: mengelola ekspektasi pelanggan, pengembangan produk, pentingnya berkolaborasi, dan menghasilkan inovasi dan organizational leadership.”

Selanjutnya, diskusi panel dimulai dengan dimoderatori Bapak Irwan Taufik Ritonga, S.E., M.Bus., Ph.D., dengan pembicara pertama Bapak Prof. Dr. Abdul Halim, MBA selaku Ahli Dosen Akuntansi Sektor Publik Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM. Beliau membawakan materi tentang “Tantangan dan Peluang Kerjasama Sinergis antara Perguruan Tinggi dengan Pengguna Lulusan dalam Kegiatan Tri Dharma (Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat).” Pembicara yang kedua yaitu Ibu Muliani Sulya Fajarianti, SE, M.Ec.Dev selaku Kasubdit Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah, Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementrian Dalam Negeri yang menyampaikan materi tentang “Kerjasama Sinergitas Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Kapasitas SDM di Sektor Publik Guna Peningkatan Kualitas Laporan Keuangan Pemerintahan Daerah.”

Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi UGM Selenggarakan Sosialisasi Studi Lanjut ke Luar Negeri bagi Mahasiswa SV UGM

Sosialisasi Studi Lanjut ke Luar Negeri bagi Mahasiswa SV UGM

Yogyakarta (16/8), Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Gadjah Mada telah selesai dilaksanakan, namun berbagai kegiatan untuk mahasiswa baru masih terus berlanjut, salah satunya yaitu sosialisasi tentang studi lanjut ke luar negeri. Sosialisasi yang diadakan bagi mahasiswa baru Departemen Teknik Mesin angkatan 2018 Sekolah Vokasi (SV) UGM menghadirkan pemateri dari Kantor Urusan Internasional Sekolah Vokasi (KUI SV) UGM serta alumni SV UGM yang melanjutkan studi di China.

Sosialisasi ini dilaksanakan pada hari Kamis, 16 Agustus 2018 di R.218 Departemen Teknik Mesin SV UGM. KUI SV selaku penyelenggara memberikan penjelasan tentang studi lanjut ke  Yellow River Conservancy Technical Institute (YRCTI) dan Zhengzhou University. Kedua institusi tersebut telah bekerja sama dengan Sekolah Vokasi UGM sejak tahun 2016.

“Semua informasi dapat diakses dengan mudah oleh setiap mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke sana. Untuk informasi lebih lanjut, KUI SV siap membantu pada jam Kerja di ruang 221 Gedung Sekip I,” ujar Dhemas selaku staf KUI.

Selain penjelasan dari KUI, alumni SV UGM yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia di Tiongkok (PPIT) juga memberikan gambaran tentang berkuliah di sana. PPIT cabang Zhengzhou yang diwakili oleh Dzaki, Agung, dan Fara menjelaskan program studi apa saja yang tersedia serta berbagi pengalaman mereka.

“Teman-teman tidak perlu khawatir karena di sana sudah banyak alumni UGM yang melanjutkan studi dan tergabung dalam satu wadah organisasi bernama PPIT,” papar Dzaki.

Manajer KUI, Andri Handayani, menambahkan bahwa mahasiswa diharapkan selalu aktif untuk mencari informasi dan mempersiapkan dengan baik persyaratan awal seperti pasport serta TOEFL dengan skor minimal 475 agar proses ke depannya menjadi lebih mudah.

Sekolah Vokasi UGM Tanda Tangani MoU dengan Lunghwa University of Science and Technology

Tanda Tangani MoU dengan Universitas Sains dan Teknologi Lunghwa

Yogyakarta, Senin (13/8) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama dengan Lunghwa University of Science and Technology Taiwan pada Senin, 13 Agustus 2018 di R.138 Gedung Sekip I Sekolah Vokasi UGM. MoU kerja sama ini ditandatangani oleh President of Lunghwa University of Science and Technology Prof. Tzu-Hsiang Ko dan Dekan Sekolah Vokasi UGM Wikan Sakarinto, S.T., MSc., Ph.D.

Penandatanganan MoU kerja sama ini dihadiri oleh staf dari Lunghwa University yaitu Prof. Guo Kuan Nin dan Prof. Chang Jiaho, Arif Misbahul MBM selaku representative dari International Cooperation and Development Fund (ICDF) Taiwan Scholarship, para pimpinan Sekolah Vokasi, serta Kepala Departemen (Kadep) dari setiap departemen yang ada di Sekolah Vokasi UGM. Tujuan dari penandatanganan MoU ini adalah penjalinan kerja sama dalam berbagai hal seperti joint research dan conference (bagi dosen), serta student exchange, magang dan pertukaran budaya bagi mahasiswa khususnya dari Departemen Bahasa, Seni dan Manajemen Budaya (DBSMB) SV UGM.

Lunghwa University merupakan universitas sains dan teknologi di Taiwan dengan sistem pendidikan kejuruan. Dengan semangat pendidikan vokasional, kerja sama antara Lunghwa University dan Sekolah Vokasi UGM diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik bagi dosen maupun mahasiswa.