Sekolah Vokasi UGM Sambut Pejabat Baru Periode 2026–2031, Perkuat Arah Pendidikan Vokasi Berkualitas

Yogyakarta, 7 Januari 2026 — Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan acara penyambutan pejabat baru untuk periode 2026 – 2031 di Ballroom Gedung Teaching Industry Learning Center (TILC). Acara ini menandai pergantian kepemimpinan sekaligus penguatan arah pengembangan pendidikan vokasi yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur).

Sekolah Vokasi UGM Sambut Pejabat Baru Periode 2026–2031, Perkuat Arah Pendidikan Vokasi Berkualitas
Sekolah Vokasi UGM Sambut Pejabat Baru Periode 2026–2031, Perkuat Arah Pendidikan Vokasi Berkualitas

Sambutan pertama diberikan oleh Sekretaris Senat Sekolah Vokasi UGM, Muhammad Arrofiq, S.T., M.T, yang menekankan pentingnya sinergi antara pejabat baru dan seluruh civitas akademika. “Kepemimpinan yang efektif adalah kunci untuk mencapai kemajuan. Kita harus bekerja bersama untuk memastikan pendidikan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan industri,” ujarnya. Beliau juga berharap bahwa dengan adanya pejabat baru dan sistem yang lebih maju, tantangan yang ada dapat dihadapi dan diselesaikan dengan luar biasa.

Selanjutnya, pidato perpisahan disampaikan oleh pejabat periode sebelumnya, di mana setiap Ketua Departemen menyampaikan pesan dan kesan atas masa kepemimpinan mereka. Salah satunya adalah Dr. Nuryuda Irdana, S.P., M.M., Ketua Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya (DBSMB) periode 2022-2026. Dr. Yuda mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada civitas akademika atas kerja sama yang luar biasa selama masa jabatannya. “Empat tahun bersama Sekolah Vokasi UGM adalah pengalaman yang sangat berarti. Kami telah berusaha memberikan dampak positif bagi mahasiswa dan industri,” ujarnya

Dr. Yuda juga menekankan pentingnya kolaborasi antar departemen dan sektor industri. “Kita harus terus bekerja bersama menuju masa depan yang lebih baik, dan pendidikan vokasi merupakan kunci untuk menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan siap pakai,” tambahnya. Beliau mengajak seluruh civitas akademika untuk terus berinovasi dan menjaga semangat dalam menghadapi tantangan global.

Dr. Nuryuda Irdana, S.P., M.M., Ketua Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya (DBSMB) periode 2022-2026.
Dr. Nuryuda Irdana, S.P., M.M., Ketua Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya (DBSMB) periode 2022-2026.

Dekan Sekolah Vokasi UGM, Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM., ASEAN Eng., dalam arahannya menekankan pentingnya inovasi dalam pendidikan vokasi. “Pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan industri. Kolaborasi dengan berbagai pihak sangat penting untuk memastikan pendidikan yang diberikan relevan dengan kebutuhan industri 4.0,” katanya. Beliau mengajak semua pihak untuk bekerja sama mewujudkan visi dan misi Sekolah Vokasi UGM dalam menciptakan lulusan yang siap menghadapi tantangan di masa depan.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Rektor kepada 8 pejabat baru di Sekolah Vokasi UGM untuk periode 2026-2031. Penyerahan SK ini merupakan langkah penting dalam memperkuat struktur kepemimpinan di Sekolah Vokasi UGM. Dengan diterimanya SK tersebut, para pemimpin baru ini diharapkan dapat memimpin departemen mereka menuju perkembangan yang lebih baik, selaras dengan visi dan misi Sekolah Vokasi UGM.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, yang menunjukkan kebersamaan dan semangat kolaborasi antara pejabat baru, jajaran pimpinan, serta civitas akademika. Momen ini menjadi simbol komitmen Sekolah Vokasi UGM untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sektor industri di Indonesia.

Sekolah Vokasi UGM berkomitmen untuk terus bekerja keras dalam menciptakan lulusan yang berkualitas, siap bersaing di pasar global, serta berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Dengan kepemimpinan yang kuat dan kolaborasi yang erat antara semua pihak, diharapkan mampu mencapai tujuan SDGs dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan negara…

Penulis: Ajeng Mutiara Sholihah

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*