Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menjalin kerja sama dengan PT Hitachi Construction Machinery Indonesia (HCMI) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, bertempat di PT HCMI, Kalijaya, Cikarang Barat. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pendidikan vokasi dan dunia industri.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Dekan Sekolah Vokasi UGM bersama Indira Puspa Gustiah, Human Capital Director PT HCMI, serta Mr. Manabu Hirakawa, Presiden Direktur PT HCMI. Momentum ini menandai komitmen kedua belah pihak dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi kebutuhan industri.

Melalui kerja sama ini, Sekolah Vokasi UGM dan PT HCMI bersepakat untuk berkolaborasi dalam berbagai bidang, antara lain pengembangan sumber daya manusia, pemberian masukan kurikulum, pelaksanaan kunjungan industri, serta penelitian bersama. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat keterkaitan antara kurikulum pendidikan vokasi dengan praktik dan kebutuhan nyata di dunia kerja.
Ruang lingkup perjanjian kerja sama ini meliputi berbagai program strategis, di antaranya pemagangan mahasiswa, rekrutmen pegawai, penelitian bersama, pemberian masukan kurikulum program studi, kunjungan industri, guest lecturer, rekognisi pembelajaran lampau, narasumber kuliah umum, sertifikasi, dukungan sarana dan prasarana, serta kolaborasi program vokasi.
Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, serta industri, khususnya dalam peningkatan kompetensi lulusan vokasi yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan sektor industri alat berat. Selain itu, kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Sekolah Vokasi UGM dalam memperluas jejaring kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri.
Dengan terjalinnya kerja sama ini, Sekolah Vokasi UGM dan PT HCMI berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program kolaboratif yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan vokasi dan penguatan daya saing sumber daya manusia Indonesia.