Yogyakarta, 7 Agustus 2025 — Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) sukses menggelar Pionir Permadani 2025, bagian dari rangkaian Pionir Gadjah Mada 2025 yang bertujuan memperkenalkan lingkungan perkuliahan kepada mahasiswa baru Sekolah Vokasi atau kerap disapa Gamavo. Mengusung tema “Resiliensi dan Akselerasi Vokasi, Pilar Transformasi Pendidikan untuk Negeri”, kegiatan yang berlangsung pada 6–7 Agustus 2025 ini diikuti ratusan mahasiswa baru dengan penuh semangat dan antusiasme.

Pada hari pertama, Gamavo mengikuti kegiatan di departemen masing-masing. Gamavo dibagi ke dalam gugus-gugus sesuai bidang studi, lalu diajak berkeliling dalam department tour untuk mengenal lingkungan, fasilitas, dan karakteristik keilmuan departemen. Selain itu, Gamavo berkesempatan berinteraksi langsung dengan organisasi kemahasiswaan dan Badan Semi Otonom (BSO) tingkat departemen, disertai penampilan hiburan yang menciptakan suasana akrab di antara mahasiswa baru.
Rangkaian kegiatan berlanjut pada hari kedua di Graha Sabha Pramana (GSP) UGM yang menjadi puncak penyelenggaraan Pionir Permadani 2025. Pada kesempatan ini, Gamavo mendapatkan ruang untuk menyerap inspirasi langsung dari para tokoh berpengaruh di bidangnya. Agenda dimulai dengan pidato motivasi dari Prof. Dr. Anggito Abimanyu, M.Sc., GRCP, Wakil Kementerian Keuangan dan merupakan Guru Besar Bidang Ekonomi pada Departemen Ekonomika dan Bisnis, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada.

Dalam penyampaiannya, Prof. Anggito menekankan pentingnya kebanggaan terhadap pilihan studi yang telah diambil.
“Kalau memilih, pilihan sangat terbatas. Tetapi yang paling penting, kamu harus bisa memutuskan dan memberikan alasan,” ujarnya.
Pesan tersebut mendorong mahasiswa baru untuk memaknai keputusan melanjutkan studi di Sekolah Vokasi UGM sebagai langkah strategis yang sarat peluang. Lebih dari sekadar motivasi, pidato beliau menjadi pengingat bahwa keyakinan pada pilihan adalah fondasi untuk membangun resiliensi, mengembangkan potensi, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Selanjutnya, rangkaian acara berlanjut dengan talkshow interaktif yang dipandu oleh Almeyda Legina, mahasiswa berprestasi dari Departemen Teknologi Kebumian, Program Studi Sistem Informasi Geografi. Sesi ini dirancang untuk memberikan wawasan strategis serta motivasi praktis bagi mahasiswa baru dalam menghadapi tantangan dan peluang di dunia kerja.

Talkshow menghadirkan dua narasumber inspiratif. Ir. I Made Andi Arsana, S.T., ME., Ph.D., dosen Geodesi Universitas Gadjah Mada yang aktif dalam berbagai forum akademik. Beliau membahas prospek karier di era perkembangan pesat Artificial Intelligence (AI). Ia menegaskan bahwa kemajuan teknologi yang cepat bukanlah ancaman, melainkan peluang besar yang dapat dioptimalkan mahasiswa vokasi untuk menciptakan inovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Narasumber kedua, Angga Priyatmoko S.T., M.Eng, memaparkan strategi business model canvas dan desain, serta mengajak mahasiswa untuk tidak hanya memahami konsep, tetapi juga segera mengambil langkah konkret. Ia menekankan pentingnya memulai aksi nyata sejak dini, berkembang bersama mentor, dan membangun jejaring yang kuat sebagai bekal untuk mengakselerasi karier di masa depan.
Tidak hanya mendapatkan wawasan inspiratif, Gamavo juga diperkenalkan dengan berbagai organisasi kemahasiswaan, BSO, dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di SV UGM seperti PMK, Java, Formasi, dan lainnya. Kemeriahan semakin terasa dengan pertunjukan UKM, flashmob olahraga, pementasan teater oleh mahasiswa SV UGM, serta penampilan musik dari Forum Musik Vokasi (Formasi).
Sebagai penutup, seluruh Gamada mengikuti formasi selebrasi di depan GSP yang disambut meriah oleh Garasi Vokasi UGM, menandai berakhirnya Pionir Permadani 2025 dengan semangat kebersamaan dan optimisme. Melalui kegiatan ini, Sekolah Vokasi UGM menegaskan komitmennya dalam membentuk lulusan vokasi yang tangguh, adaptif, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Penulis : Nasywa Hana Ariella