Yogyakarta, 23 Februari 2025 — Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan Kuliah Umum dan Pembekalan Wisuda Periode 2 bersama Bank Negara Indonesia (BNI) bertajuk “Beyond Skills: Character, Integrity, and the Path to a Meaningful Career” pada Senin (23/2) di Teaching Industry Learning Center (TILC) UGM. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak memahami bahwa keberhasilan karier tidak hanya ditentukan oleh kompetensi teknis, tetapi juga oleh karakter dan integritas yang kuat.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui penguatan kompetensi dan karakter mahasiswa sebagai calon tenaga kerja unggul.
Acara dibuka oleh Mas Yanto Herlianto selaku Ketua KAVOGAMA yang menegaskan pentingnya loyalitas, dedikasi, dan kejujuran sebagai kunci keberhasilan karier. Ia mengajak mahasiswa menjaga reputasi almamater dengan menjunjung tinggi profesionalisme dan komitmen dalam setiap peran yang dijalankan.
Materi utama disampaikan oleh Bapak Himawan Herrachmadi selaku Pgs. RCEO 17 – Yogyakarta Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk . Ia menjelaskan bahwa dunia kerja saat ini menghadapi kesenjangan kompetensi antara lulusan dan kebutuhan industri. “Skill saja tidak cukup. Perusahaan membutuhkan individu yang memiliki karakter kuat, integritas, disiplin, dan tanggung jawab,” jelasnya.
Himawan juga memaparkan budaya kerja BNI yang berlandaskan Belief, Values, and Behaviors, dengan nilai utama profesionalisme, integritas, orientasi pelanggan, dan perbaikan tiada henti. “Integritas berarti konsisten antara pikiran, perkataan, dan perbuatan. Ketika integritas dijaga, kepercayaan akan tumbuh, dan itu menjadi modal utama dalam membangun karier jangka panjang,” tegas Himawan.
Dalam sesi 11 Key Factor of Success, ia menambahkan bahwa kesuksesan dibangun melalui integritas yang dijaga, disiplin yang konsisten, fokus pada tujuan, ketekunan, keberanian, serta doa yang menguatkan langkah.
Sebagai penutup, Destiana Mutiara Putri, alumni D3 Agroindustri Sekolah Vokasi UGM yang kini berkarier sebagai Customer Service BNI, membagikan pengalamandan motivasi kepada mahasiswa. Ia menegaskan bahwa lulusan vokasi memiliki peluang besar untuk berkembang selama mampu menjaga sikap profesional dan terus belajar.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme mahasiswa yang aktif berdiskusi mengenai budaya kerja korporasi, peluang karier di industri perbankan, serta strategi mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Melalui kuliah umum ini, Sekolah Vokasi UGM menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan vokasi yang tidak hanya berfokus pada kompetensi teknis, tetapi juga pada penguatan karakter, integritas, serta kesiapan mental mahasiswa. Sinergi antara SV UGM dan BNI diharapkan mampu membuka wawasan mahasiswa bahwa melampaui keterampilan teknis (beyond skills), nilai loyalitas, dedikasi, dan kejujuran menjadi kunci dalam membangun karier yang bermakna dan berkelanjutan.