Tim Inovasi UGM Gelar Workshop Hilirisasi Aplikasi Stokify untuk Tingkatkan Efisiensi UMKM Yogyakarta

Yogyakarta — Tim Pengembangan Inovasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan workshop “Scale-Up dan Hilirisasi Aplikasi Stokify dalam Meningkatkan Efisiensi, Transparansi, dan Kinerja Usaha Kecil Menengah di Yogyakarta” pada Sabtu, 22 Agustus 2026 di Grand Malioboro Hotel, Yogyakarta. Kegiatan ini menyasar 40 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di DIY yang menjadi mitra binaan Pusat Layanan Terpadu (PLUT) DIY. Workshop ini menjadi bagian dari uji operasional aplikasi Stokify, sebuah sistem digital berbasis android buatan tim yang diketuai oleh Dr. Faiz Zamzami, S.E., M.Acc., yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan persediaan usaha secara real-time dan otomatis. Aplikasi Stokify sendiri telah mencapai Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT) level 6 serta telah terdaftar Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Kementerian Hukum dan HAM, yang selanjutnya siap menuju TKT level 7 melalui uji coba di lingkungan nyata.

Kegiatan ini menyasar 40 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di DIY
Kegiatan ini menyasar 40 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di DIY

Dalam pelaksanaannya, workshop ini menghadirkan dua narasumber, yakni konsultan PLUT DIY, Bapak Wahyu Tri Atmojo, S.Pd., yang menyampaikan materi mengenai pentingnya digitalisasi persediaan untuk UMKM serta dosen Departemen Ekonomika dan Bisnis (DEB), Ibu Nabella Duta Nusa, M.Acc., Ak., CA., CPA., dengan materi pengenalan aplikasi Stokify. Setelah sesi pemaparan materi dari narasumber, peserta juga mendapat sesi simulasi dan pendampingan. Peserta dari berbagai UMKM diperkenalkan lebih lanjut mengenai cara penggunaan aplikasi dan fitur utama aplikasi, yaitu sistem pencatatan stok yang bekerja secara real-time, laporan otomatis, dan notifikasi stok minimum untuk membantu pelaku usaha menghindari kehabisan persediaan. Pada sesi ini, terdapat diskusi interaktif apabila peserta mempunyai pertanyaan atau kendala dalam mengimplementasikan aplikasi Stokify pada usaha mereka. Dalam workshop ini, peserta yang hadir mendapatkan berbagai fasilitas, seperti seminar kit, sertifikat, hingga coffee break and lunch.

Rangkaian workshop ini berkaitan dengan tiga poin Sustainable Development Goals (SDGs) sekaligus. Pertama, poin SDG 9, yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Sistem persediaan berbasis android dalam aplikasi Stokify memperkuat infrastruktur digital di sektor usaha kecil dan menengah serta menjadi wujud hilirisasi yang dapat dimanfaatkan secara nyata oleh masyarakat. Kedua, poin SDG 4, yaitu Pendidikan Berkualitas. Workshop ini bukan hanya memperkenalkan aplikasi Stokify, melainkan juga membekali peserta dengan keterampilan literasi digital yang dapat langsung dipraktikkan dalam operasional usaha. Terakhir SDG 17, yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Workshop ini merupakan hasil kolaborasi antara Tim Pengembangan Inovasi UGM dengan  PLUT DIY, lembaga yang menjadi pusat pelayanan dan pendampingan UMKM di Yogyakarta. Melalui workshop ini, tim Pengembangan Inovasi UGM dan PLUT DIY menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi UMKM beradaptasi dengan era digital. Dengan demikian, Stokify tidak hanya berhenti dalam tahap uji coba, melainkan menjadi solusi berkelanjutan yang bermanfaat bagi UMKM di Yogyakarta.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*