
Sekolah Vokasi UGM untuk pertama kalinya menyelenggarakan konferensi internasional “ICTSD” pada Hari Jum’at-Sabtu, 12-13 Oktober 2018 di Hotel East Parc Yogyakarta. International Conference on Technology & Sustainable Development yang pertama ini mengusung tema “The Role of Higher Education in Disruptive Era”.
Pembicara yang dihadirkan dalam konferensi ini yakni Prof. Kazuhiro Harada dari Nagoya University Japan, Dr. Digby Race dari University of Sunshine Coast Australia, Dr. Robert de Souza dari Executive Director The Logistics Institute-Asia Pacific Singapore, Prof. San Afri Awang Ph.D dari Universitas Gadjah Mada Indonesia, Mr. Santoso dari Bank Central Asia, Dr. Anggito Abimanyu dari Universitas Gadjah Mada Indonesia, Mr. Suprapto Suwaji, SE, MM, CPSCM dari Indonesia Logistics and Forwarders Association, Dr. Eng. Ahmad Rusdiansyah dari Institut Teknologi Sepuluh November Indonesia, Mr. Shen Jingqiao dari Chengdu Textille College China, Mr. Roger Teo dari Cybermax Asia Pte Ltd. Jakarta-Singapura, Mr. Ade Ahmad Yani dari PT. Pan Brothers Tbk., dan Mr. Bhima Yudhistira Adhinegara, M.Sc. dari Institute for Development of Economics and Finance.
Konferensi internasional ini mengakomodasi empat kluster yakni:
- Transportation and Logistics dengan subtema ”Digital Logistic”.
- Forestry and Environment dengan subtema “The New Concept of Community Forestry”.
- Socio Economic-Humanities dengan subtema “Financial Technology and Its Impact to the Culture”.
- Science and Technology dengan subtema “Opportunity and Challenge in Industry 4.0”.
Jalannya ICTSD tidak lepas dari kerja sama dengan Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang dan dukungan dari BCA. Acara ini diawali dengan pembukaan dengan lagu Indonesia Raya, tarian tradisional dari Gasita Tari (Bahasa Inggris Sekolah Vokasi UGM), dilanjutkan dengan sambutan dari Dr. Silvi Nur Oktalina (Wakil Dekan III SV UGM) selaku ICTSD Chairman dan Bp. Nashri, MT selaku Wakil Dekan I PIP Semarang. Acara kemudian dibuka secara resmi dengan pemukulan gong oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan UGM, Prof. Dr. Ir. Djagal Wiseso Marseno, M.Agr. Selanjutnya, keynote speech disampaikan oleh Bp. Wikan Sakarinto, Ph.D. selaku Dekan Sekolah Vokasi UGM yang membahas tentang Industri 4.0 dan peran pendidikan tinggi untuk mencetak lulusan yang inovatif.
“In order to increase our export to support the economy of this nation, we have to create innovative graduates,” terang beliau.
Agenda dilanjutkan dengan sesi panel per kluster yang diselenggarakan setelah ibadah solat Jumat. Di hari kedua, presentasi dari para peserta konferensi akan dilaksanakan sesuai kluster masing-masing.
Sebagaimana Seminar Nasional Teknologi Terapan yang dilaksanakan secara rutin oleh Sekolah Vokasi UGM, konferensi internasional ini direncanakan untuk diselenggarakan setiap dua tahun sekali mulai tahun 2018 ini.
Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi di kancah Nasional di bidang bahasa. Mahasiswa D3 Program Studi Bahasa Korea Sekolah Vokasi yang bernama Virliana Meyta Yuniar angkatan 2017 berhasil meraih juara 1 dalam lomba pidato bahasa Korea yang diadakan oleh KT & G Sangsang School. Acara tersebut dilaksananakan secara langsung di pusat studi Jepang Universitas Indonesia. Acara “2018 Jakarta KT&G Sang Sang School Culture Festival” yang ke-3 ini diadakan pada tanggal 13 Oktober tahun 2018 di Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia yang dilanjutkan dengan acara dance & singing cover competition dan dimeriahkan dengan korean food dari stand makanan.







Sekolah Vokasi (15/9) – Rangkaian acara Dies Natalis Sekolah Vokasi yang ke-9 masih terus berlanjut dan Temu Alumni menjadi salah satu acara yang ditunggu-tunggu bagi alumni Diploma Sekolah Vokasi. Dalam acara ini, seluruh keluarga besar Alumni Vokasi yang tergabung dalam KAVOGAMA bisa saling bersilaturahmi dan berbagi pengalaman.
Menurut ketua panitia, Gilang Siswo Jati mengatakan “kegiatan ini diharapakan mampu menjadi salah satu ajang silaturahmi antar program studi di Departemen Teknologi Hayati dan Verteriner, terlebih lagi dalam acara ini juga terdapat peserta dari mahasiswa baru sehingga mendapatkan wadah untuk saling mengenal kawan satu departemennya”.
berupa penanaman yang dilakukan di Sempadan Sungai Krasak, Merdikorejo, Tempel, Sleman. Kegiatan yang dilakukan pada hari Sabtu (15/09/2018) ini bekerjasama dengan Pemuda Dusun Kuwukan, Merdikorejo, Tempel, Sleman dan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Hutan Lindung Serayu Opak Progo serta Omah Noto Plankton. Pada kegiatan ini MAPALGA menanam 35 pohon jenis Mahoni (Swietenia macrophylla) dan 35 jenis Trembesi (Samanea saman). Turut serta hadir dalam kegiatan ini, Ketua Program Studi Pengelolaan Hutan Wiyono T. Putro S.Hut, M. Sc dalam sambutannya menyampaikan “Harapannya MAPALGA selalu memberikan warna dalam dunia kemapalaan dengan basicnya sebagai mahasiswa kehutanan yang mana kegiatannya tidak hanya rekreasi menjelajah alam namun juga melakukan konservasi alam seperti penanaman maupun konservasi satwa”.
Kegiatan penanaman ini melibatakan 35 mahasiswa aktif Diploma III Pengelolaan Hutan dan juga perwakilan organisasi yang ada di Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner.
