
Yogyakarta (18/10), Sekolah Vokasi mengadakan rangkaian acara closing ceremony untuk mahasiswi dan dosen dari Chengdu Textile College, China. Banyak dari mereka yang merasa waktu terasa cepat berlalu karena seperti baru kemarin mereka disambut. Pimpinan Sekolah Vokasi, Dosen serta beberapa Mahasiswa turut meramaikan acara tersebut.
Dekan Sekolah Vokasi, Bapak Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan “Terima kasih telah hadir di Sekolah Vokasi dan UGM, semoga dengan kegiatan ini bisa memberikan kesan dan pengalaman berharga bagi kalian semua. Jangan lupa kembali lagi untuk menikmati kota Jogja dan Indonesia”.
Acara yang diselenggarakan di Hall Gedung Perpustakaan SV UGM terasa lebih hangat dengan penampilan tarian tradisional dari mereka. 10 mahasiswi yang bernama Liu Yi, Wei Linzhen, Li Fuqiao, Liao Xueying, Li Minxi, Huang Lei, Xiang Xianting, Han Maoqin, Xie Yanling, Bu Lifang yang berfokus pada hal Food Biotechnology dan Tourism English tekah mengikuti berbagai kegiatan perkuliahan di jurusan Agroindustri serta di Departemen Bahasa, Sastra dan Manajemen Budaya (DBSMB) SV UGM, selain itu beberapa juga ada yang mengambil konsentrasi di Departemen Ekonomika dan Bisnis. kemudian 2 Dosen dari CDTC yaitu Ms. Liu Yanjung, Ms. Ren Xingyuan yang akan mengajar mengenai Construction/Architecture Engineering dan English.
Salah satu dosen dari CDTC mengatakan bahwa “Saya sangat takjub dengan Indonesia dan Jogja, saat saya berkeliling ke berbagai tempat sejarah di Jogja saya menemukan berbagai macam hal dan barang peninggalan yang sudah lama tercatat sebagai sejarah, siapa sangka ternyata beberapa barang tersebut juga ada di China, itu menjadi bukti bahwa Indonesia dan China sudah memiliki ikatan sejak lama. Kita harus meningkatkan dan menjaga hubungan kekeluargaan antara China dan Indonesia.”
Selanjutnya keseluruhan mahasiswi dari CDTC mempresentasikan apa yang telah mereka lakukan selama mengikuti kegiatan exchange program di Yogyakarta ini dan memaparkan mengenai kehidupan sehari-hari yang telah mereka lakukan. Mereka bercerita bahwa awalnya kesulitan dalam hal komunikasi di Jogja, karena mereka kurang paham dengan istilah-istilah umum jika mereka pergi tanpa didampingi oleh rekan Indonesia, namun lama kelamaan mereka mulai paham dan bisa berkeliling sendiri tanpa harus didampingi lagi.
Acara puncak dari Closing Ceremony ini adalah penampilan angklung yang memainkan lagu tradisional Indonesia mereka dengan menggunakan pakaian khas dari China yang berkolaborasi dengan Mahasiswa Bahasa Korea yang menggunakan pakaian tradisional Korea. Selain itu mereka juga menampilkan peragaan fashion show sekaligus mendeskripsikan dari masing-masing baju khas yang mereka kenakan.
Sebelum acara di tutup, Bapak Dekan dan Wakil Dekan memberikan sertifikat dan souvenir dari SV UGM kepada delegasi dari CDTC. Acara pun resmi ditutup dengan penampilan Bapak Dekan mengiringi Ms. Liu Yanjung dan Ms. Ren Xingyuan untuk menyanyikan lagu berbahasa China.

Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi di kancah Nasional di bidang bahasa. Mahasiswa D3 Program Studi Bahasa Korea Sekolah Vokasi yang bernama Virliana Meyta Yuniar angkatan 2017 berhasil meraih juara 1 dalam lomba pidato bahasa Korea yang diadakan oleh KT & G Sangsang School. Acara tersebut dilaksananakan secara langsung di pusat studi Jepang Universitas Indonesia. Acara “2018 Jakarta KT&G Sang Sang School Culture Festival” yang ke-3 ini diadakan pada tanggal 13 Oktober tahun 2018 di Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia yang dilanjutkan dengan acara dance & singing cover competition dan dimeriahkan dengan korean food dari stand makanan.







Sekolah Vokasi (15/9) – Rangkaian acara Dies Natalis Sekolah Vokasi yang ke-9 masih terus berlanjut dan Temu Alumni menjadi salah satu acara yang ditunggu-tunggu bagi alumni Diploma Sekolah Vokasi. Dalam acara ini, seluruh keluarga besar Alumni Vokasi yang tergabung dalam KAVOGAMA bisa saling bersilaturahmi dan berbagi pengalaman.
Menurut ketua panitia, Gilang Siswo Jati mengatakan “kegiatan ini diharapakan mampu menjadi salah satu ajang silaturahmi antar program studi di Departemen Teknologi Hayati dan Verteriner, terlebih lagi dalam acara ini juga terdapat peserta dari mahasiswa baru sehingga mendapatkan wadah untuk saling mengenal kawan satu departemennya”.
berupa penanaman yang dilakukan di Sempadan Sungai Krasak, Merdikorejo, Tempel, Sleman. Kegiatan yang dilakukan pada hari Sabtu (15/09/2018) ini bekerjasama dengan Pemuda Dusun Kuwukan, Merdikorejo, Tempel, Sleman dan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Hutan Lindung Serayu Opak Progo serta Omah Noto Plankton. Pada kegiatan ini MAPALGA menanam 35 pohon jenis Mahoni (Swietenia macrophylla) dan 35 jenis Trembesi (Samanea saman). Turut serta hadir dalam kegiatan ini, Ketua Program Studi Pengelolaan Hutan Wiyono T. Putro S.Hut, M. Sc dalam sambutannya menyampaikan “Harapannya MAPALGA selalu memberikan warna dalam dunia kemapalaan dengan basicnya sebagai mahasiswa kehutanan yang mana kegiatannya tidak hanya rekreasi menjelajah alam namun juga melakukan konservasi alam seperti penanaman maupun konservasi satwa”.
Kegiatan penanaman ini melibatakan 35 mahasiswa aktif Diploma III Pengelolaan Hutan dan juga perwakilan organisasi yang ada di Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner.