Pada tahun 2025, Indonesia menyaksikan transformasi signifikan di bidang hubungan masyarakat (humas) melalui integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam penyusunan konten. Komunikasi yang efektif merupakan fondasi utama bagi keberhasilan setiap kemitraan dan kolaborasi, sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goal (SDG) 17: Partnerships for the Goals. Dalam konteks ini, humas memegang peranan krusial sebagai fasilitator yang memungkinkan penyampaian pesan yang terarah dan tanpa hambatan di antara para pemangku kepentingan secara global.
AI
The Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) Regional Open Learning Centre (SEAMOLEC), bekerja sama dengan Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) mempersembahkan seminar internasional “EdTech Horizons: Exploring the Future of Open Distance Learning with AI and Beyond.” Seminar ini diadakan pada hari Kamis, 19 September 2024, di Ballroom Teaching Industry Learning Centre (TILC), Sekolah Vokasi UGM. Dengan menghadirkan pakar, pendidik, serta pembuat kebijakan dari berbagai negara di Asia Tenggara, seminar ini bertujuan untuk membahas perkembangan terbaru dan tantangan teknologi pendidikan (EdTech) serta Pendidikan Terbuka Jarak Jauh (PTJJ) atau Open Distance Learning (ODL).
Dirjen Pendidikan Vokasi, Dr. Ir. Kiki Yuliati M.Sc. pada Kamis (13/04) mengadakan temu media bersama dengan para perwakilan Indonesia yang akan maju memamerkan hasil karya teknologi industrinya di ajang pameran industri terbesar di dunia, Hannover Messe 2023 di Hannover, Jerman pada tanggal 17-21 April 2023. Salah satu perwakilan Indonesia yang ikut serta dalam pameran bergengsi skala internasional ini adalah Sekolah Vokasi UGM yang memamerkan Teknologi Pendeteksi Keretakan Kampas Rem dengan Bantuan Teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dan IRV (Intelligent Railway Vibration Monitoring System/IRV-MS).