Mitras DUDI selenggarakan Diskusi Kelompok Terpumpun Future of Works untuk Petakan Kebutuhan Tenaga Kerja dan Keterampilan di Daerah Istimewa Yogyakarta

Ikon SDGs 4 Pendidikan BermutuIkon SDGs 8 Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomiMitras DUDI bersama Tim Konsorsium DIY Program Ekosistem Kemitraan Berbasis Potensi Daerah mengadakan Diskusi Terpumpun Future of Works yang menghadirkan 25 DUDI mitra Sekolah Vokasi UGM, Akademi Komunitas Negeri Seni Budaya Yogyakarta, dan Fakultas Vokasi UNY di Akademi Komunitas Negeri Seni & Budaya Yogyakarta pada hari Jumat, 3 Mei 2024. 

Diskusi Terpumpun Future of Works yang menghadirkan 25 DUDI mitra Sekolah Vokasi UGM, Akademi Komunitas Negeri Seni Budaya Yogyakarta, dan Fakultas Vokasi UNY
Diskusi Terpumpun Future of Works yang menghadirkan 25 DUDI mitra Sekolah Vokasi UGM, Akademi Komunitas Negeri Seni Budaya Yogyakarta, dan Fakultas Vokasi UNY

Hadir dalam agenda ini Tim Pakar Mitras DUDI Dr. Ir. Adil Basuki Ahza, M.S., Dr. Ir. Dewi Yanti Liliana, M.Kom., Roosida Taufani, Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat SV UGM, Dr. Wiryanta, M.T. selaku Ketua Pengampu Program Ekosistem dan perwakilan dosen dari ketiga kampus konsorsium DIY. Agenda ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai macro trend yang berpotensi mempengaruhi perubahan dalam kondisi ketenagakerjaan di Indonesia, mengidentifikasi potensi skala gangguan dan pertumbuhan pekerjaan serta strategi untuk memberdayakan transisi pekerjaan, serta mengidentifikasi skill yang dibutuhkan oleh industri di masa depan. 

Agenda dibuka dengan sambutan dari Ketua Pengampu Program Ekosistem Konsorsium DIY, Dr. Wiryanta, M.T. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan agenda ini sangat penting untuk memotret apa yang diperlukan oleh industri melalui pengisian survei dan Diskusi Kelompok Terpumpun Future of Works ini. Hasil survei ini akan sangat bermanfaat untuk satuan pendidikan vokasi dalam upaya pemenuhan SDM untuk DUDI. “Harapannya gap yang ada di antara DUDI dan Satuan Pendidikan Vokasi tidak terlalu lebar sehingga lulusan Satuan Pendidikan Vokasi dapat siap kerja memberikan kontribusi maksimal kepada DUDI”, tambahnya. 

Selanjutnya, sesi dilanjutkan dengan sambutan dari Direktorat Mitras DUDI yang diwakili oleh Roosida Taufani. Beliau menyampaikan bahwa ​​MITRAS DUDI memiliki tugas untuk memetakan kebutuhan DUDI dengan apa yang sudah tersedia di Pendidikan Vokasi dalam rangka Link and Match. Pengisian dan FGD Future of Works ini  salah satu upaya untuk mendapatkan masukan data yang dilaksanakan di 20 wilayah di Indonesia, dengan target 1.000 responden dari DUDI.

Pada sesi pemaparan, Tim Pakar Mitras DUDI, Dr. Ir. Adil Basuki Ahza, M.S. menyampaikan luaran dari kajian Future of Works ini, antara lain peta kebutuhan tenaga kerja berdasarkan sektor, peta pekerjaan yang akan mengalami perubahan, dan top skills yang paling dibutuhkan di dunia kerja. “Hal ini sangat penting untuk ditelusuri karena dinamika perkembangan teknologi yang sangat cepat.” ujarnya. 

Sesi pemaparan dilanjutkan dengan sesi pengisian survey yang dipandu oleh Dr. Ir. Dewi Yanti Liliana, M.Kom. yang dilanjutkan dengan FGD terkait beberapa aspek dalam Future of Works. “Dengan perkembangan teknologi saat ini, landscape pekerjaan mulai berubah, sehingga upskilling dan reskilling menjadi kebutuhan. Oleh karena itu, Kontribusi DUDI sangat besar dalam pengisian survey Future of Works ini” ujarnya. Dalam sesi diskusi, para peserta tampak antusias menyampaikan pandangan dan pengalamannya terkait Future of Works di bidang industri masing-masing. Perwakilan DUDI yang hadir adalah para manajer dari berbagai bidang industri, antara lain komunikasi, pariwisata, textil, dll. Peserta yang hadir sepakat bahwa ekosistem kemitraan antara DUDI dan Pendidikan Vokasi harus dikuatkan untuk dapat mengatasi semua tantangan SDM ke depan. Agenda diskusi diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah. 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*