Pada tahun 2025, sebuah inisiatif penting dilaksanakan di Sekolah Vokasi, di mana program pelatihan yang berfokus pada hospitalitas dan pemasaran digital diadakan untuk memberdayakan sumber daya manusia Rumah Jamu Menoreh, sebuah destinasi pariwisata di Kulonprogo. Pelatihan ini diselenggarakan oleh tim pengabdian masyarakat dari Program Studi Bisnis Perjalanan Wisata, dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan para pengelola pariwisata lokal.

Pelatihan berlangsung di Gedung TILC Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), yang melibatkan dosen dan mahasiswa sebagai pembicara. Kolaborasi ini tidak hanya memberikan wawasan berharga tetapi juga mendorong rasa keterlibatan komunitas dan pemberdayaan di antara peserta. Keterlibatan mahasiswa dan dosen memastikan bahwa pelatihan ini praktis dan relevan dengan tren terkini di industri pariwisata.
Pelatihan hospitalitas berfokus pada keterampilan penting dalam melayani wisatawan, termasuk komunikasi yang efektif, standar pelayanan, dan pengelolaan kunjungan. Peserta belajar bagaimana menciptakan lingkungan yang ramah bagi pengunjung, yang sangat penting untuk meningkatkan pengalaman wisatawan secara keseluruhan. Dengan membekali pengelola lokal dengan keterampilan ini, pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan di Rumah Jamu Menoreh, sehingga berkontribusi pada pengembangan ekonomi daerah.
Di sisi lain, pelatihan pemasaran digital menekankan pentingnya memanfaatkan platform media sosial untuk mempromosikan aktivitas pariwisata. Di era digital saat ini, memiliki kehadiran online yang kuat sangat penting untuk menarik pengunjung. Pelatihan ini memberikan peserta alat dan strategi yang diperlukan untuk memasarkan penawaran mereka secara efektif secara online, memastikan bahwa Rumah Jamu Menoreh dapat menjangkau audiens yang lebih luas dan meningkatkan visibilitasnya di pasar pariwisata yang kompetitif.
Program pelatihan ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan individu tetapi juga untuk memperkuat komunitas secara keseluruhan. Dengan memberdayakan pengelola pariwisata lokal, inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama dalam bidang pendidikan di daerah berkembang dan pengembangan ekonomi. Pengetahuan yang diperoleh dari pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang pada sektor pariwisata lokal.
Setelah pelatihan, dilakukan post-test untuk menilai kemajuan peserta. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas mereka di bidang hospitalitas dan pemasaran digital. Hasil positif ini menunjukkan efektivitas program pelatihan dan potensinya untuk mendorong pengembangan lebih lanjut di sektor pariwisata Kulonprogo.
Keberhasilan inisiatif ini menyoroti pentingnya pendidikan berkelanjutan dan pengembangan keterampilan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di dalam komunitas. Dengan berinvestasi pada sumber daya manusia, Rumah Jamu Menoreh tidak hanya meningkatkan kualitas layanannya tetapi juga berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal secara keseluruhan.
Sebagai kesimpulan, pelatihan hospitalitas dan pemasaran digital di Rumah Jamu Menoreh merupakan langkah penting menuju pemberdayaan pengelola pariwisata lokal dan mempromosikan pengembangan ekonomi yang berkelanjutan. Kolaborasi antara UGM dan komunitas lokal menunjukkan bagaimana pendidikan dapat memainkan peran penting dalam mentransformasi lanskap pariwisata di daerah berkembang.