Inovasi Digi-Medical Sekolah Vokasi UGM Tampil di Ansys Innovation Conference 2026, Perkuat Kolaborasi Teknologi Global

Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) kembali menunjukkan kiprahnya di kancah internasional melalui inovasi lintas disiplin di bidang teknik dan kesehatan. Inovasi Digi-Medical yang dikembangkan oleh Departemen Teknik Mesin (DTM) SV UGM bersama Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM tampil sebagai Invited Speaker dalam ajang Ansys Innovation Conference Indonesia 2026.

 Inovasi Digi-Medical yang dikembangkan oleh Departemen Teknik Mesin (DTM) SV UGM bersama Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM
Inovasi Digi-Medical yang dikembangkan oleh Departemen Teknik Mesin (DTM) SV UGM bersama Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM

Partisipasi ini menjadi pengakuan atas pengembangan International Joint Laboratory: Digi-Medical Engineering and Integrated Measurement System, sebuah inisiatif kolaboratif yang mengintegrasikan keilmuan teknik mesin dengan kebutuhan klinis dalam pengembangan teknologi medis berbasis digital.

Kolaborasi ini diinisiasi oleh Dr. Ir. Benidiktus Tulung Prayoga, S.T., M.T., IPM. sejak 2024 dan melibatkan mitra internasional, yaitu Xi’an University of Technology (XUT) dan Nanjing University of Aeronautics and Astronautics (NUAA). Sinergi tersebut mendorong pengembangan solusi teknologi medis yang mengedepankan presisi, efisiensi, serta validasi berbasis simulasi digital.

Dr. Eng. Yosephus Ardean Kurnianto Prayitno, S.T., M.Eng. memaparkan inovasi berbasis simulasi in silico biomechanics
Dr. Eng. Yosephus Ardean Kurnianto Prayitno, S.T., M.Eng. memaparkan inovasi berbasis simulasi in silico biomechanics

Dalam forum bertema “AI-Augmented Engineering and Smart Digitalization”, Dr. Eng. Yosephus Ardean Kurnianto Prayitno, S.T., M.Eng. memaparkan inovasi berbasis simulasi in silico biomechanics yang memungkinkan pengembangan perangkat medis secara lebih cepat dan terukur. Pendekatan ini membuka peluang penciptaan perangkat medis kustom, seperti elektroda dan sensor berakurasi tinggi, yang dirancang melalui simulasi sebelum diproduksi secara fisik.

Pengembangan inovasi ini turut didukung oleh fasilitas Fablab Jogja dan Laboratorium Peralatan Industri (Digital Manufacturing Lab) DTM SV UGM. Melalui pendekatan digital-physical innovation loop, proses desain hingga prototyping dapat dilakukan secara lebih efisien, presisi, dan terintegrasi dengan kebutuhan industri.

Ketua tim pengembang, Dr. Ir. Benidiktus Tulung Prayoga, menegaskan bahwa keterlibatan SV UGM dalam forum internasional ini mencerminkan kekuatan kolaborasi riset terapan yang berbasis kebutuhan industri.

“Melalui International Joint Laboratory, kami mengintegrasikan manufaktur digital dengan riset komputasi untuk menghasilkan inovasi teknologi kesehatan yang relevan dan berdaya saing global,” ujarnya.

Keikutsertaan SV UGM dalam konferensi ini menegaskan peran pendidikan vokasi sebagai penggerak inovasi terapan yang tidak hanya berorientasi pada pembelajaran di kelas, tetapi juga berkontribusi langsung pada pengembangan teknologi di tingkat global. Integrasi antara riset, teknologi digital, dan kolaborasi internasional menjadi fondasi dalam menciptakan solusi yang adaptif terhadap kebutuhan industri masa depan.

Capaian ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pembelajaran berbasis riset industri, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan teknologi dan inovasi di bidang teknik dan kesehatan.

Melalui partisipasi ini, SV UGM terus mempertegas komitmennya dalam mengembangkan pendidikan vokasi yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi global, sekaligus mendorong kontribusi nyata dalam transformasi teknologi di sektor kesehatan dan rekayasa.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*