Optimasi Website di Lingkungan Sekolah Vokasi UGM Bersama DTI

Yogyakarta, 25 Juni 2026 – Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan kegiatan Koordinasi Pengelolaan Laman bersama Direktorat Teknologi Informasi (DTI) UGM pada Kamis (25/6) di Ballroom Teaching Industry Learning Center (TILC) SV UGM. Kegiatan ini diikuti oleh pengelola website dan perwakilan kehumasan dari delapan departemen di lingkungan SV UGM, yaitu Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya, Departemen Ekonomika dan Bisnis; Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Departemen Teknik Mesin, Departemen Teknik Sipil, Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner, Departemen Teknologi Kebumian, serta Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan.

Kepala Subdirektorat Analisis Data dan Kolaborasi Sistem Informasi DTI UGM, Hendranti Wisnu Saputro, S.T., M.Sc.,
Kepala Subdirektorat Analisis Data dan Kolaborasi Sistem Informasi DTI UGM, Hendranti Wisnu Saputro, S.T., M.Sc.,

Kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Administrasi SV UGM, M. Nur Budiyanto, S.Kom., M.Eng. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pengelolaan website memiliki peran penting sebagai media penyebarluasan informasi sekaligus representasi institusi di ruang digital. Melalui kegiatan ini, SV UGM berupaya memperkuat sinergi antara pengelola website di tingkat universitas, sekolah, dan departemen guna mendukung tata kelola informasi yang lebih efektif dan terintegrasi.

Pada sesi pertama, Kepala Subdirektorat Analisis Data dan Kolaborasi Sistem Informasi DTI UGM, Hendranti Wisnu Saputro, S.T., M.Sc., memaparkan mengenai pemetaan domain website dan aplikasi di lingkungan UGM. Ia menjelaskan bahwa pengelolaan infrastruktur digital seperti monitoring jaringan, registrasi domain, dan konfigurasi DNS berada di bawah koordinasi DTI UGM, sedangkan pengelolaan konten website menjadi tanggung jawab masing-masing fakultas maupun unit kerja.

Hendranti juga menyoroti pentingnya tata kelola data yang terstruktur pada unit kerja yang memiliki banyak departemen, seperti Sekolah Vokasi. Menurutnya, koordinasi yang baik antara departemen dan pengelola teknologi informasi di tingkat sekolah menjadi kunci dalam menjaga integrasi sistem dan data.

“Ketika ada pengembangan dari departemen, koordinasinya perlu tetap melalui pengelola teknologi informasi di tingkat fakultas atau sekolah agar pengelolaan sistem dapat berjalan lebih terarah dan terintegrasi,” jelas Hendranti.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa DTI UGM saat ini tengah melakukan pendataan berbagai domain dan aplikasi yang aktif digunakan di lingkungan universitas sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola teknologi informasi. Pendataan tersebut diharapkan dapat membantu optimalisasi pengelolaan layanan digital sekaligus meminimalkan potensi pemborosan sumber daya akibat domain atau aplikasi yang sudah tidak aktif.

Sesi berikutnya menghadirkan Haris Sri Wibowo, S.Kom., Ketua Tim Kerja Analisis Data dan Kecerdasan Buatan DTI UGM, yang membahas pengelolaan layout dan dashboard website UGM. Dalam pemaparannya, Haris menjelaskan berbagai pembaruan terkait standar tampilan website, termasuk penggunaan identitas visual yang sesuai dengan panduan merek UGM.

Ia menegaskan bahwa seluruh unit kerja di lingkungan UGM perlu menerapkan penggunaan logo dan identitas visual yang seragam guna memperkuat citra institusi. Selain itu, DTI UGM juga mendorong penerapan struktur informasi yang konsisten pada seluruh website unit kerja.

“Standarisasi website bukan hanya soal tampilan, tetapi juga bagaimana informasi dapat tersusun secara konsisten dan mudah diakses oleh pengguna,” ujar Haris.

Pada kesempatan tersebut, Haris juga memperkenalkan pembaruan struktur navigasi website yang mengadopsi hierarki organisasi UGM. Struktur tersebut dirancang untuk memudahkan pengguna dalam menemukan informasi sekaligus menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik dan seragam di seluruh laman unit kerja universitas.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai tata kelola domain, pengelolaan data, standar identitas visual, hingga pengembangan dashboard website yang selaras dengan kebijakan transformasi digital UGM. Diskusi yang berlangsung juga menjadi ruang bagi para pengelola website untuk berbagi pengalaman serta menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan laman di masing-masing departemen.

Kegiatan koordinasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola digital di lingkungan Sekolah Vokasi UGM. Dengan pengelolaan website yang lebih terintegrasi dan sesuai standar universitas, diharapkan kualitas layanan informasi kepada sivitas akademika maupun masyarakat dapat terus meningkat.

Penulis: Tahnia Raya Rabbani

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*