Sekolah Vokasi UGM Bangun Kolaborasi dengan Orang Tua Mahasiswa melalui POTMASEVOGAMA 2026

Yogyakarta – Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan pertemuan Perkumpulan Orang Tua/Wali Mahasiswa Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (POTMASEVOGAMA) Angkatan 2026 pada Senin (3/8) di Ballroom Teaching Industry Learning Center (TILC). Kegiatan ini menjadi momentum awal membangun sinergi antara kampus dan orang tua dalam mendampingi mahasiswa baru menjalani proses pendidikan di Sekolah Vokasi UGM.

Dekan Sekolah Vokasi UGM, Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM, ASEAN Eng.,
Dekan Sekolah Vokasi UGM, Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM, ASEAN Eng.,


Acara diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan serta pemaparan mengenai Sekolah Vokasi UGM yang disampaikan oleh Dekan Sekolah Vokasi UGM, Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM, ASEAN Eng., bersama Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Leo Indra Wardhana, M.Sc., CFP., GRCE. Dalam paparannya, pimpinan Sekolah Vokasi UGM memperkenalkan arah pengembangan pendidikan vokasi, sistem pembelajaran, serta komitmen kampus dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Dalam kesempatan tersebut, orang tua juga memperoleh gambaran mengenai berbagai program pengembangan mahasiswa di Sekolah Vokasi UGM. Kehadiran orang tua sejak awal masa studi diharapkan menjadi fondasi penting dalam membangun komunikasi yang baik antara keluarga dan institusi pendidikan, sehingga mahasiswa mendapatkan dukungan yang optimal, baik secara akademik maupun nonakademik.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan orang tua mahasiswa baru, Hinu Kesuma, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, pertemuan tersebut memberikan rasa tenang sekaligus keyakinan kepada orang tua karena memperoleh informasi langsung mengenai lingkungan belajar, sistem pendidikan, dan dukungan yang akan diterima putra-putri mereka selama menempuh studi di Sekolah Vokasi UGM.

Ketua POTMASEVOGAMA, Drs. Ahmad Munajad Aminarto, memperkenalkan Perkumpulan Orang Tua Mahasiswa Sekolah Vokasi UGM (POTMASEVOGAMA)
Ketua POTMASEVOGAMA, Drs. Ahmad Munajad Aminarto, memperkenalkan Perkumpulan Orang Tua Mahasiswa Sekolah Vokasi UGM (POTMASEVOGAMA)

Pada kesempatan yang sama, Ketua POTMASEVOGAMA, Drs. Ahmad Munajad Aminarto, memperkenalkan Perkumpulan Orang Tua Mahasiswa Sekolah Vokasi UGM (POTMASEVOGAMA). Organisasi yang berdiri sejak tahun 2016 ini dibentuk sebagai wadah kolaborasi orang tua mahasiswa dengan tujuan membantu meringankan beban pembiayaan pendidikan, menyediakan berbagai bentuk beasiswa, serta mendukung pengembangan diri mahasiswa selama menempuh pendidikan di Sekolah Vokasi UGM.

Selain menjadi wadah silaturahmi, POTMASEVOGAMA juga berperan aktif dalam memberikan pendampingan kepada mahasiswa yang menghadapi kendala ekonomi melalui berbagai program bantuan, seperti beasiswa prestasi akademik maupun nonakademik, bantuan UKT, dana talangan pendidikan, hingga dukungan bagi mahasiswa yang mengikuti program pertukaran pelajar ke luar negeri. Melalui berbagai inisiatif tersebut, POTMASEVOGAMA diharapkan mampu menjadi mitra strategis Sekolah Vokasi UGM dalam memastikan setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan menyelesaikan studinya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Sekolah Vokasi UGM membuka sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada orang tua dan wali mahasiswa untuk berdialog secara langsung dengan pimpinan serta narasumber. Melalui sesi ini, berbagai pertanyaan seputar kehidupan akademik, mekanisme perkuliahan, hingga layanan kemahasiswaan dibahas secara terbuka. Diskusi yang berlangsung interaktif ini menjadi ruang komunikasi awal antara orang tua dan pihak kampus guna membangun pemahaman bersama dalam mendampingi perjalanan studi mahasiswa di Sekolah Vokasi UGM.

Melalui penyelenggaraan POTMASEVOGAMA 2026, Sekolah Vokasi UGM menegaskan bahwa keberhasilan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh kualitas pembelajaran di kampus, tetapi juga oleh sinergi yang erat antara perguruan tinggi dan keluarga. Dengan komunikasi yang terbuka dan kolaborasi yang berkelanjutan, orang tua diharapkan dapat menjadi mitra dalam mendampingi mahasiswa untuk tumbuh menjadi lulusan vokasi yang unggul, berkarakter, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia industri.

Penulis: Tahnia Raya Rabbani

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*