Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung agenda Sustainable Campus UGM melalui optimalisasi pemberitaan berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) serta penataan sistem kunjungan sekolah dan kampus tur. Komitmen ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Kehumasan Sekolah Vokasi UGM yang diselenggarakan pada Kamis, 29 Januari 2025, bertempat di Ruang 201 TILC Sekolah Vokasi UGM.

Dalam rapat tersebut, Sekolah Vokasi UGM menegaskan mandat Target Capaian Kinerja (TCK) Pemberitaan SDGs Tahun 2026 sebanyak 1.500 judul, yang kini didistribusikan secara proporsional berdasarkan jumlah dosen aktif, bukan lagi per departemen. Kebijakan ini diharapkan mendorong pemerataan kontribusi dosen dalam mendukung visibilitas kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat berbasis SDGs.
Sekolah Vokasi UGM juga membuka ruang seluas-luasnya bagi sivitas akademika untuk berkontribusi dalam pemberitaan. Setiap berita yang ingin masuk dalam kanal resmi Sekolah Vokasi UGM dapat diajukan melalui formulir pemberitaan resmi, serta dimonitor secara berkala melalui sistem evaluasi triwulan. Data capaian pemberitaan SDGs dapat diakses melalui dashboard monitoring UGM, sehingga setiap unit dapat memantau performa dan progres secara transparan.
Hingga 27 Januari 2026, Sekolah Vokasi UGM telah menerbitkan 11 judul pemberitaan SDGs. Ke depan, potensi pemberitaan akan lebih digali dari berbagai aktivitas strategis, seperti riset terapan, kegiatan akademik inovatif, pengabdian kepada masyarakat, serta praktik keberlanjutan kampus—mulai dari pengelolaan lingkungan, efisiensi energi, hingga pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.
Untuk mendukung produktivitas penulisan berita, UGM juga menyediakan pemanfaatan teknologi AI sebagai alat bantu penyusunan draf artikel, yang tetap harus melalui proses verifikasi manual sebelum dipublikasikan. Panduan resmi penulisan berita SDGs telah disusun dan dibagikan kepada seluruh peserta rapat sebagai acuan bersama.
Selain penguatan pemberitaan, rapat juga membahas tata kelola Kunjungan Sekolah dan Campus Tour. Saat ini, kunjungan sekolah—terutama jenjang SMA—dikelola secara terpusat oleh BUMAS UGM melalui unit pengelola Kampus Tur. Sekolah Vokasi UGM berperan dalam koordinasi kuota, jadwal, serta pelibatan dosen dan mahasiswa sebagai pemateri dan pemandu kegiatan.
Mahasiswa Sekolah Vokasi UGM turut dilibatkan sebagai pemandu kampus, sekaligus memperoleh pengalaman praktik sebagai tour operator dengan skema benefit finansial yang jelas. Berbagai model kunjungan dapat difasilitasi, seperti walking tour, cycling tour, hingga private tour, dengan memaksimalkan fasilitas UGM yang tersedia.
Ke depan, Sekolah Vokasi UGM menegaskan pentingnya koordinasi berkelanjutan antara fakultas, departemen, program studi, dan mitra eksternal agar seluruh rangkaian kegiatan—baik pemberitaan SDGs maupun kunjungan sekolah—dapat berjalan lebih terarah, sistematis, dan berdampak luas bagi citra institusi.