YOGYAKARTA, 23 September 2025 – Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menggelar Pameran Inovasi Vokasi sebagai rangkaian utama INOVOKASIA 2025. Kegiatan yang berlangsung pada 22–23 September 2025 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM ini menyedot perhatian publik dengan menghadirkan lebih dari 3.400 pengunjung selama dua hari penyelenggaraan. Mengusung tema “Creative Sustainability”, pameran ini menampilkan 24 produk inovasi vokasi dari sembilan satuan pendidikan vokasi, mulai dari jenjang SMK, akademi komunitas, hingga perguruan tinggi. INOVOKASIA 2025 menjadi ruang kolaboratif yang mempertemukan kreativitas mahasiswa, pendidik, komunitas, dan industri dalam mendorong transformasi pendidikan vokasi Indonesia.
SDGs12
Yogyakarta, 9 September 2025. Dr. Wildan Fajar Bachtiar, S.T., M.S., dosen Pengembangan Produk Agroindustri di SV, bersama tim penelitiannya, mengumumkan publikasi artikel mereka yang berjudul “Halal Food Sustainable Traceability: A Multi-Group Consumer-Centric Acceptance and Preference Analysis.” Artikel ini diterima pada 20 Desember 2024, direvisi pada 23 Maret 2025, dan diterima pada 26 April 2025, serta telah menarik perhatian signifikan di bidang penelitian makanan halal.
Yogyakarta, 25 Juli 2025 — Dalam semangat menciptakan lingkungan kampus yang bersih, sehat, dan nyaman bagi mahasiswa baru Tahun Akademik 2025/2026, Sekolah Vokasi (SV) UGM menggelar kegiatan kerja bakti bersama Direktorat Aset UGM. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat pagi pukul 07.30 WIB, dimulai dari lobby utara Gedung Pusat SV.
Yogyakarta, 21 Juli 2025 — Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kehumasan dan keprotokolan, tim Humas Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) mengikuti kegiatan Workshop Menguatkan Kehumasan dan Keprotokolan dalam Mendukung Diktisaintek Berdampak. Acara ini diselenggarakan oleh Sekretariat Universitas Gadjah Mada dan bertempat di Ruang Multimedia 1, Gedung Pusat UGM.
Gunungkidul, 18 Juli 2025 – Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) turut berpartisipasi dalam Festival Cokelat Nglanggeran 2025 yang berlangsung pada 18–20 Juli 2025 di kawasan Taman Teknologi Pertanian (TTP) Embung Nglanggeran, Gunungkidul. Festival tahunan ini mengusung tema “Cokelat Lokal Berdaya Saing Global” dan menjadi wadah penting bagi pelaku industri cokelat lokal untuk memperluas jejaring serta mengenalkan produk mereka ke masyarakat luas.
Yogyakarta, 14 Juli 2025 — Mahasiswa Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) resmi meluncurkan program SWARA (Smart Wukirsari Agrofarming), sebagai inisiatif strategis dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat desa melalui pendekatan teknologi terintegrasi yang adaptif dan aplikatif.
Gunungkidul, Juli 2025 — Dosen Program Studi Bisnis Perjalanan Wisata, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), mengembangkan kegiatan Cultural Tour “Grogol Kaloka Experience” di Kalurahan Grogol, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Road to Jogja International Kite Festival (JIKF) 2025, sebagai pra-event menuju festival layang-layang internasional yang akan digelar di Yogyakarta.
Kulonprogo, 6 Mei 2025 – Green House Field Research Center (FRC) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan dari tim Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM. Kunjungan ini bertujuan untuk menginisiasi kerjasama strategis dalam bidang distribusi dan pemasaran produk unggulan melon dari Green House FRC UGM melalui platform e-commerce pertanian terintegrasi milik PIAT UGM, Nutrifresh (https://nutrifresh.piatugm.id/shop).
Kulon Progo, 9 Mei 2025 — Center of Excellence (CoE) FabLab Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM menggelar diseminasi hasil kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat di Conference Room, Gedung FRC Sekolah Vokasi UGM. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program Fab Camp Challenge yang telah sukses diselenggarakan sebelumnya sebagai wahana inkubasi ide-ide inovatif mahasiswa lintas disiplin dan komunitas lokal. Program kolaboratif ini menyinergikan pendekatan teknologi dan pemahaman sosial budaya dalam menjawab tantangan lingkungan di era Antroposen, sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menyusun solusi berkelanjutan yang kontekstual dan aplikatif.