Yogyakarta, 10 Oktober 2025 — Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menerima kunjungan dan audiensi dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK) pada Jumat (10/10) di Ruang TILC-201, Gedung Teaching Industry Learning Center (TILC) UGM.

Kunjungan ini dipimpin oleh Katiman, Asisten Deputi Riset, Teknologi, dan Kemitraan Industri, bersama tim yang terdiri dari Muhammad Ivan (Analis Kebijakan Ahli Madya), Harry Fredian Herlan (Perencana Ahli Pertama), Muhammad Talchis (Pelaksana), Achmad Gunawan (Analis Kebijakan Ahli Madya), Hamzah Purwanto (Analis Kebijakan Ahli Muda), serta Raisha Putri Cinderasmara (Analis Kebijakan Ahli Pertama).
Rombongan diterima oleh jajaran pimpinan Sekolah Vokasi UGM, antara lain Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM., ASEAN Eng. selaku Dekan, bersama pimpinan Sekolah Vokasi, kepala departemen, serta beberapa dosen penerima Hibah Teaching Factory (TEFA) 2025.
Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan industri dalam mendukung hilirisasi dan industrialisasi berbasis sumber daya alam (SDA). Diskusi berfokus pada strategi optimalisasi pemanfaatan dan komersialisasi hasil riset terapan melalui pendekatan kolaborasi pentahelix yang melibatkan akademisi, industri, pemerintah, masyarakat, dan media.
Dalam sambutannya, Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM., ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kemenko PMK:
“Kami menyambut baik kerja sama ini karena sejalan dengan semangat Sekolah Vokasi UGM untuk menjembatani hasil riset dan inovasi agar benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan industri. Kolaborasi seperti ini merupakan kunci untuk membangun ekosistem pendidikan vokasi yang produktif dan berkelanjutan,” ujar Prof. Agus.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Sekolah Vokasi UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama:
-
SDG 4 (Pendidikan Berkualitas)
-
SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi)
-
SDG 9 (Inovasi dan Infrastruktur Industri)
-
SDG 17 (Kemitraan untuk Tujuan Bersama)
Melalui sinergi antara Kemenko PMK dan Sekolah Vokasi UGM, diharapkan lahir kebijakan dan program kolaboratif yang mempercepat transformasi pendidikan vokasi menuju daya saing nasional dan keberlanjutan pembangunan Indonesia.
Penulis: Dr. Endang Soelistiyowati, M.Pd.
Editor: Humas SV UGM