Bantul, 7 April 2026 – Mahasiswa Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, melaksanakan kegiatan akuisisi data Terrestrial Laser Scanner (TLS) dan Global Navigation Satellite System (GNSS) sebagai bagian dari kegiatan penelitian. Kegiatan ini berlangsung pada 6 – 7 April 2026 di kawasan Stasiun Palbapang, Bantul.

Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa atas nama Marcelinus Palma Surya Valendra bersama tiga mahasiswa lainnya dalam satu tim survei dengan memanfaatkan peralatan survei yang disediakan oleh Center of Excellence (CoE) Smart and Green Building Information. Akuisisi data dilakukan menggunakan Terrestrial Laser Scanner (TLS) Leica RTC360 untuk memperoleh data spasial tiga dimensi, serta GNSS Trimble R8s untuk pengukuran koordinat kontrol.

Pengambilan data TLS dilakukan melalui proses pemindaian dari beberapa posisi (scan station) untuk menghasilkan point cloud dengan kerapatan tinggi. Metode ini memungkinkan perekaman objek secara detail dan menyeluruh dalam bentuk model tiga dimensi, sehingga sangat mendukung kebutuhan dokumentasi dan pemodelan kondisi eksisting.
Sementara itu, pengukuran koordinat dilakukan menggunakan metode GNSS statik (static method). Pada metode ini, receiver GNSS ditempatkan pada titik tertentu dan diam selama periode pengamatan tertentu untuk merekam data fase gelombang pembawa (carrier phase). Data hasil pengamatan kemudian diolah melalui proses post-processing untuk memperoleh koordinat dengan ketelitian tinggi. Metode statik umumnya digunakan dalam penentuan titik kontrol karena mampu memberikan akurasi yang lebih baik dibandingkan metode pengamatan cepat.
Koordinat hasil pengolahan GNSS selanjutnya digunakan sebagai titik kontrol (ground control points/GCP) dalam proses georeferensi data point cloud dari TLS. Dengan demikian, model 3D yang dihasilkan tidak hanya detail secara geometris, tetapi juga terikat pada sistem koordinat global sehingga memiliki akurasi spasial yang dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman praktis dalam integrasi teknologi TLS dan GNSS, mulai dari tahap akuisisi data hingga pengolahan dan georeferensi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang survei dan pemetaan, khususnya dalam penguasaan teknologi pemodelan 3D berbasis data geospasial.
Penulis – Dyah Ajeng Wijayanti